麻黄湯

(Maoto)

Kategori: Common Cold / Fever


Maoto adalah formula Kampo klasik yang digunakan untuk mengatasi flu dengan demam tinggi, menggigil, dan nyeri otot. Formula ini bekerja dengan mengeluarkan keringat dan menurunkan demam, sering digunakan untuk kondisi infeksi saluran pernapasan akut.

Indikasi/Manfaat:

Demam tinggi, menggigil, nyeri otot, dan infeksi saluran pernapasan akut.

Bahan Herbal dalam Maoto:

Ephedra sinica
Cinnamomum cassia
Biji Aprikot
Prunus armeniaca
Glycyrrhiza uralensis

Advertisement

Kayu Manis Cina / Chinese Cassia

Cinnamomum cassia
Kayu Manis Cina

Cinnamomum cassia, yang dikenal luas sebagai kayu manis Cina atau cassia, merupakan pohon hijau abadi dari famili Lauraceae yang berasal dari wilayah selatan Tiongkok, Myanmar, dan Vietnam. Berbeda dengan Cinnamomum verum (kayu manis Ceylon), cassia memiliki kulit kayu yang lebih tebal, kasar, dan berwarna cokelat kemerahan dengan tekstur yang lebih keras. Daunnya berbentuk oval memanjang dengan tiga urat daun yang menonjol, serta menghasilkan bunga kecil berwarna putih kekuningan dalam malai. Bagian yang paling bernilai adalah kulit kayu bagian dalam yang dikeringkan, yang kemudian digulung menjadi batang kayu manis atau digiling menjadi bubuk.

Nama Lain: Cinnamon (United States), Chinese cinnamon (United Kingdom), Ròu guì (China), Kayu manis cina (Indonesia), Quế (Vietnam)

Akar Manis Cina / Chinese Licorice

Glycyrrhiza uralensis
Akar Manis Cina

Glycyrrhiza uralensis, yang dikenal luas sebagai Chinese Licorice atau Gan Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal dan berwarna cokelat kekuningan merupakan bagian yang paling bernilai secara medis. Secara morfologi, tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi satu meter, dengan daun majemuk menyirip dan bunga ungu kebiruan yang tersusun dalam tandan. Rasa manis khas dari akar licorice berasal dari senyawa glisirizin yang 50 kali lebih manis daripada gula tebu, menjadikannya salah satu tanaman obat paling ikonik dalam khazanah botanika.

Nama Lain: Gan Cao (China), Kanzo (Japan), Gamcho (South Korea), Ural licorice (Russia), Mongolian licorice (Mongolia)

Ma Huang / Chinese Ephedra

Ephedra sinica

Ephedra sinica, yang dikenal luas sebagai Ma Huang dalam pengobatan tradisional Tiongkok, adalah semak perdu yang termasuk dalam famili Ephedraceae. Tumbuhan ini telah digunakan selama ribuan tahun, terutama sebagai sumber utama untuk mengatasi gejala asma, bronkitis, dan hidung tersumbat. Habitat alaminya meliputi daerah kering dan berbatu di Mongolia, Tiongkok utara, serta sebagian Siberia. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah batang hijau yang mengandung alkaloid bioaktif, terutama efedrin dan pseudoefedrin. Uniknya, tumbuhan ini tidak memiliki daun sejati; fotosintesis dilakukan oleh batangnya yang bersegmen dan berwarna hijau, sebuah adaptasi terhadap lingkungan kering.

Nama Lain: Ma Huang (China), Mongolian ephedra (Mongolia), Mao (Jepang), Mahwang (Korea Selatan)


Referensi:

  1. Kampo Formulations for Prescription 2024

Maobushisaishinto

Maobushisaishinto

Mashiningan

Mashiningan

Cari: