Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi dan keamanan Phyllanthus niruri pada penyakit batu ginjal: tinjauan sistematis dan meta-analisis uji acak terkendali

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    7 uji acak terkendali; total 542 pasien nefrolitiasis
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak 400–1000 mg/hari selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Pemberian meniran secara signifikan meningkatkan ekskresi batu ginjal dan mengurangi nyeri kolik bila dikombinasikan dengan terapi standar. Tidak ada peningkatan efek samping yang bermakna dibandingkan plasebo.
  2. Efek ekstrak meniran terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi: uji acak tersamar ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    64 pasien hipertensi derajat 1 berusia 30–65 tahun
    Dosis/Durasi:
    900 mg ekstrak terstandar per hari (dibagi dalam 3 dosis) selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi meniran selama 12 minggu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 8,4 mmHg dan diastolik 4,2 mmHg dibanding plasebo. Efek tersebut disertai peningkatan nitrat oksida plasma dan penurunan aktivitas ACE.
  3. Aktivitas antivirus ekstrak Phyllanthus niruri terhadap SARS-CoV-2 pada sel Vero E6

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi in vitro
    Sampel:
    Sel Vero E6; isolat SARS-CoV-2; pengujian konsentrasi 3,75–60 µg/mL
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 3,75–60 µg/mL; pemberian sebelum dan setelah infeksi virus
    Temuan:
    Ekstrak meniran menghambat replikasi SARS-CoV-2 dengan nilai IC50 sebesar 15,2 µg/mL dan indeks selektivitas >10. Ekstrak menunjukkan efek antiviral pada pra dan pasca infeksi, sehingga berpotensi sebagai kandidat terapi komplementer.
  4. Perlindungan ekstrak etanol meniran terhadap cedera hati akibat karbon tetraklorida pada tikus

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan yang diinduksi CCl4
    Dosis/Durasi:
    250 atau 500 mg/kgBB per oral sekali sehari selama 14 hari
    Temuan:
    Ekstrak meniran dosis 250 dan 500 mg/kgBB menurunkan kadar serum ALT dan AST secara signifikan serta memperbaiki arsitektur lobulus hati. Aktivitas hepatoprotektif berkaitan dengan penurunan malondialdehid dan peningkatan glutation hati.
  5. Ekstrak Phyllanthus niruri memperbaiki toleransi glukosa dan profil lipid pada tikus diabetes tipe 2

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    36 tikus Sprague-Dawley jantan dengan diabetes tipe 2 (diet tinggi lemak + streptozotosin)
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kgBB per oral setiap hari selama 28 hari
    Temuan:
    Pemberian meniran dosis 200 mg/kgBB menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, dan trigliserida serta meningkatkan HDL. Efek antidiabetik tampak melalui aktivasi AMPK dan penurunan TNF-α.
  6. Aktivitas anti-inflamasi ekstrak Phyllanthus niruri pada model artritis tikus

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan yang diinduksi Complete Freund's Adjuvant
    Dosis/Durasi:
    150 mg/kgBB per oral sekali sehari selama 21 hari
    Temuan:
    Ekstrak meniran mengurangi edema kaki, infiltrasi sel inflamasi, dan ekspresi COX-2 pada jaringan sendi. Kadar prostaglandin E2 plasma ikut menurun secara dosis-bergantung.
  7. Sifat imunomodulator Phyllanthus niruri pada hewan percobaan: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi pra-klinis (12 mencit, 6 tikus) yang termasuk kriteria inklusi
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi antara 100–500 mg/kgBB per oral; durasi 7–56 hari
    Temuan:
    Sebagian besar studi melaporkan peningkatan proliferasi limfosit, aktivitas sel natural killer, dan fagositosis makrofag setelah pemberian meniran. Standardisasi ekstrak dan dosis masih bervariasi sehingga uji klinis konfirmasi diperlukan.

Advertisement


Studi Klinis Lainnya

  1. Meniran dan Gagal Ginjal

    Penilitian Meniran (Phyllanthus niruri) untuk Gagal Ginjal:
    • Pengaruh Ekstrak Herba Meniran (Phyllanthus niruri) terhadap Fungsi Ginjal pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Stadium 3-4
    • Efek Nefroprotektif Ekstrak Etanol Meniran terhadap Nefrotoksisitas yang Diinduksi Gentamisin pada Tikus
    • Tinjauan Sistematis Efek Nefroprotektif Phyllanthus niruri pada Model Hewan dan Manusia
  2. Meniran dan Tuberkulosis (TBC)

    Penilitian Meniran (Phyllanthus niruri) untuk Tuberkulosis (TBC):
    • Aktivitas Antimikobakteri Ekstrak Etanol Daun Meniran (Phyllanthus niruri) terhadap Mycobacterium tuberculosis H37Rv secara In Vitro
    • Efek Imunomodulator Ekstrak Phyllanthus niruri pada Tikus yang Terinfeksi Mycobacterium tuberculosis: Studi pada Respons Limfosit dan Sitokin
    • Uji Toksisitas Akut dan Subkronis Ekstrak Etanol Herba Meniran (Phyllanthus niruri) pada Mencit sebagai Bahan Pendamping Terapi Tuberkulosis

Cari: