Lentil Sprout

Lens culinaris
Nama
Lentil Sprout
Nama Latin/Ilmiah
Lens culinaris

Advertisement


I. Ciri-ciri Lentil Sprout

Lentil adalah tanaman kacang-kacangan yang tumbuh subur di iklim sejuk hingga sedang. Mereka sangat toleran terhadap kondisi tanah yang kurang subur dan kekeringan. Sebagai kecambah, mereka tumbuh cepat dalam kondisi lembap dan gelap (atau cahaya minim), biasanya dipanen dalam waktu 3 hingga 5 hari setelah perendaman. Karakteristik/ciri-ciri Lentil Sprout (Lens culinaris):

Bagian Ciri-Ciri
Biji Awal Berbentuk bulat pipih menyerupai lensa kacamata dengan warna bervariasi dari hijau, cokelat, hingga hitam.
Radikula Akar Bagian pertama yang muncul adalah akar primer (radikula) yang berwarna putih bersih, panjang, dan terlihat sedikit berbulu halus.
Hipokotil Batang muda yang tumbuh ke atas berwarna putih pucat atau sedikit kekuningan, teksturnya renyah dan berair.
Kotiledon Dua keping biji yang mulai terbuka dan berubah warna dari warna asli biji menjadi hijau muda pucat saat mulai terpapar cahaya.
Daun Pertama Daun sejati yang muncul sangat kecil, berbentuk oval atau lanset, dan biasanya berwarna hijau cerah sebagai tanda dimulainya fotosintesis.
Tekstur Dan Aroma Teksturnya sangat renyah dan segar dengan aroma khas kacang-kacangan yang ringan dan sedikit manis.

II. Efek Samping Lentil Sprout

Konsumsi kecambah lentil (Lens culinaris) umumnya aman bagi kebanyakan orang, namun seperti produk kecambah legumes lainnya, terdapat risiko kesehatan tertentu yang berkaitan dengan kontaminasi mikroba dan kandungan senyawa anti-nutrisi. Kecambah tumbuh dalam kondisi hangat dan lembap yang sangat ideal untuk pertumbuhan bakteri patogen seperti Salmonella, Escherichia coli, dan Listeria monocytogenes. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan gejala keracunan makanan yang parah, meliputi kram perut, diare berdarah, demam, dan muntah, yang pada kelompok rentan dapat berakibat fatal.

Baca Semua Efek Samping

Jamur Kuping

Auricularia auricula-judae

Teh

Camellia sinensis

Cari: