Advertisement
Berasal dari wilayah Asia Timur, khususnya Tiongkok. Pohon ini tumbuh subur di iklim subtropis yang hangat dengan sinar matahari yang cukup dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini sangat toleran terhadap berbagai jenis tanah asal tidak tergenang air. Karakteristik/ciri-ciri Dried Tangerine Peel / Chen Pi (Citrus reticulata):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Bentuk Irisan | Biasanya terdiri dari 3 atau lebih kepingan kulit yang terlepas atau terhubung di bagian pangkal, bentuknya tidak beraturan dan melengkung. |
| Tekstur Permukaan Luar | Berwarna merah kecokelatan atau oranye gelap, permukaannya kasar dengan banyak bintik-bintik kelenjar minyak yang cekung dan terlihat jelas (seperti pori-pori). |
| Tekstur Permukaan Dalam | Berwarna putih kekuningan atau cokelat muda, teksturnya agak berserat, empuk, dan terasa seperti spons (albedo). |
| Ketebalan | Cukup tipis, biasanya berkisar antara 1 hingga 3 milimeter tergantung kematangan buah aslinya. |
| Aroma | Memiliki aroma khas yang sangat wangi, segar, dan sedikit tajam karena kandungan minyak atsiri yang tinggi. |
| Kekakuan | Jika sudah kering sempurna, kulitnya akan terasa keras dan rapuh, mudah dipatahkan namun tetap mempertahankan bentuk lengkungannya. |
Dried Tangerine Peel atau yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Chen Pi (Citrus reticulata) umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah moderat sebagai bahan makanan atau ramuan herbal. Namun, konsumsi berlebihan atau pada individu dengan kondisi sensitif dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal. Kandungan minyak atsiri yang tinggi, seperti limonene dan hesperidin, dapat memicu iritasi lambung pada sebagian orang, menyebabkan gejala seperti mulas (heartburn), refluks asam, atau rasa tidak nyaman di epigastrium, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gastritis atau tukak lambung.