Advertisement
Tanaman ini asli dari wilayah Asia Timur seperti Siberia, Tiongkok, Jepang, dan Korea. Mereka suka tumbuh di tempat yang agak lembap, seperti padang rumput di tepi sungai, semak belukar, atau area berbatu dengan pencahayaan yang cukup baik. Karakteristik/ciri-ciri Dahurian Angelica / Bai Zhi (Angelica dahurica):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Memiliki akar tunggang yang tebal, berdaging, dan bercabang, sering kali berwarna cokelat kekuningan dengan aroma yang sangat khas dan kuat. |
| Batang | Batang tegak, berongga di bagian dalam, permukaannya halus, berwarna hijau keunguan, dan bisa tumbuh cukup tinggi hingga mencapai 1-2 meter. |
| Daun | Daun berbentuk majemuk menyirip ganda, ukurannya cukup lebar dengan tepian yang bergerigi dan tangkai daun yang membungkus batang di pangkalnya. |
| Bunga | Bunga berukuran kecil, berwarna putih, dan tersusun rapi membentuk payung besar (disebut bunga majemuk umbel) di ujung batang. |
| Buah | Buah berjenis kering (skizokarp) yang berbentuk oval atau elips, pipih, dan punya sayap tipis di bagian pinggirnya untuk membantu penyebaran oleh angin. |
Dahurian Angelica, yang dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai Bai Zhi (Angelica dahurica), mengandung senyawa aktif furanokumarin (seperti imperatorin, oxypeucedanin, dan bergapten). Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki sifat fotosensitif yang kuat. Ketika ekstrak tanaman ini diaplikasikan pada kulit atau dikonsumsi dan kemudian terpapar sinar ultraviolet (UV) dari matahari, dapat memicu reaksi fototoksik yang parah. Efek samping dermatologis yang umum dilaporkan meliputi dermatitis kontak, hiperpigmentasi pasca-inflamasi, eritema (kemerahan), serta pembentukan lepuh atau luka bakar pada kulit yang terpapar cahaya.