Advertisement
Tanaman ini berasal dari Asia Timur, suka tempat dengan sinar matahari penuh, tanah yang subur, berdrainase baik, dan cukup toleran terhadap suhu dingin namun tidak suka tergenang air. Karakteristik/ciri-ciri Chrysanthemum Flower White / Ju Hua Bai (Chrysanthemum morifolium):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Sistem perakaran serabut yang cukup dangkal namun menyebar luas di bawah permukaan tanah. |
| Batang | Batang tegak, berbentuk bulat dengan tekstur yang sedikit berkayu di bagian pangkal dan cenderung bercabang. |
| Daun | Daun berbentuk menyirip dengan tepi yang bergerigi atau bercangap, warnanya hijau segar, dan permukaannya sedikit berbulu halus. |
| Bunga | Bunga bertipe majemuk (cawan) dengan kelopak bunga (petal) berwarna putih bersih, memiliki bagian tengah (cakram) berwarna kuning, dan tumbuh di ujung batang. |
| Ukuran | Tinggi tanaman rata-rata berkisar antara 30 cm hingga 1 meter, tergantung pada varietas dan cara perawatannya. |
Chrysanthemum Flower White atau Ju Hua Bai (Chrysanthemum morifolium) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah moderat sebagai teh herbal atau obat tradisional. Namun, penggunaan tanaman ini dapat memicu beberapa efek samping, terutama pada individu yang sensitif terhadap tumbuhan dari famili Asteraceae/Compositae (seperti ragweed, aster, marigold, dan daisy). Reaksi alergi yang paling sering dilaporkan meliputi dermatitis kontak, ruam kulit, serta gejala pernapasan seperti asma atau rinitis alergi akibat paparan serbuk sari atau komponen aktif di dalamnya.