Shatavari

Asparagus racemosus
 

Shatavari

Nama: Shatavari (Shatavari)
Nama Ilmiah: Asparagus racemosus
Family: Asparagaceae
Nama Lain: Wild Asparagus

Dosha:
Menyeimbangkan Vata dan Pitta

Bagian: Akar

Manfaat:

Kesehatan reproduksi wanita, memperlancar ASI, menyeimbangkan hormon, pencernaan, anti-inflamasi

Apa itu Shatavari?

Shatavari (Asparagus racemosus) adalah herbal Ayurveda yang dikenal sebagai Rasayana utama untuk kesehatan wanita. Nama "Shatavari" berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "yang memiliki seratus akar", mencerminkan tanaman merambat ini yang tumbuh subur dengan sistem akar yang luas.

Dalam Ayurveda, Shatavari memiliki rasa Madhura (manis) dan Tikta (pahit) dengan energi Sheeta (dingin). Tanaman ini efektif menyeimbangkan Vata dan Pitta dosha, dan sangat bermanfaat untuk sistem reproduksi wanita, laktasi (memperlancar ASI), serta kesehatan pencernaan.

Akar Shatavari biasanya dikeringkan dan dihaluskan menjadi bubuk, kemudian dicampur dengan susu hangat atau madu. Tanaman ini juga digunakan untuk mengatasi ketidakseimbangan hormon dan menjaga kesehatan rahim pada wanita.


Kontraindikasi:

Hindari pada estrogen-dependent cancers dan kehamilan berlebihan

Tags:

wanita, reproduksi, ASI, hormon, pencernaan

Referensi:

  1. Charaka Samhita, Sushruta Samhita, Ashtanga Hridaya

Advertisement

Pengolahan:

Akar dikeringkan dan dihaluskan menjadi bubuk, dicampur susu hangat.

Resep Shatavari

5 Resep Tradisional Mengolah Shatavari (Asparagus racemosus) dalam Pendekatan Ayurveda.

Resep #1:

Shatavari Churna (Bubuk Akar Kering)

Bentuk bubuk dari akar kering adalah cara paling sederhana dan umum untuk mengonsumsi Shatavari. Sangat efektif untuk meningkatkan produksi ASI, kesehatan reproduksi wanita, dan sebagai tonik umum.

Persiapan:
Keringkan akar Shatavari, lalu giling hingga menjadi bubuk halus. Simpan dalam wadah kedap udara. Dosis umum adalah 3-6 gram per hari.
Penggunaan/konsumsi:
Konsumsi 3-6 gram bubuk Shatavari (sekitar 1-2 sendok teh) dua kali sehari, dicampur dengan susu hangat, madu, atau air hangat. Untuk meningkatkan produksi ASI, konsumsi dengan susu hangat. Untuk gangguan pencernaan dan hiperasiditas, konsumsi dengan air hangat.
Resep #2:

Shatavari Swarasa (Jus Akar Segar)

Jus dari akar segar adalah bentuk yang paling segar dan kuat. Digunakan untuk mengatasi gangguan Pitta seperti hiperasiditas, perdarahan (raktapitta), dan sebagai tonik untuk sistem reproduksi.

Persiapan:
Ambil akar Shatavari segar, cuci bersih, dan blender dengan sedikit air. Peras untuk mengambil sarinya. Dosis umum adalah 10-20 ml jus segar.
Penggunaan/konsumsi:
Minum 10-20 ml jus Shatavari segar dua kali sehari, dicampur dengan madu. Sangat efektif untuk mengatasi Pittaja Shula (nyeri perut akibat Pitta) dan meningkatkan kesehatan reproduksi wanita.
Tampilkan Semua Resep (+3)

Note:

Shatavari umumnya aman dan memiliki profil keamanan yang baik. Namun, studi pada hewan menunjukkan bahwa konsumsi dosis sangat tinggi (1000 mg/kg) selama kehamilan dapat menyebabkan efek teratologis, termasuk resorpsi janin dan retardasi pertumbuhan intrauterin. Oleh karena itu, wanita hamil sebaiknya mengonsumsi Shatavari hanya di bawah pengawasan praktisi Ayurveda yang berkualifikasi dan dalam dosis yang tepat. Wanita dengan kondisi estrogen-sensitif seperti endometriosis, fibroid, atau kanker payudara sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum penggunaan. Individu dengan alergi terhadap asparagus juga harus berhati-hati.


Advertisement

Referensi Resep:

  1. Charaka Samhita, Sutrasthana - Klasifikasi Shatavari dalam Balya, Shukrajanana, Prajasthapak, dan Vayahsthapak Mahakashaya
  2. Charaka Samhita, Chikitsasthana - Formulasi Amritprasha Ghrita, Bala Taila
  3. Charaka Samhita, Siddhisthana - Formulasi Chandanadi Niruhavasti, Chatuh Sneha Anuvasan Vasti
  4. Sushruta Samhita, Sutrasthana - Klasifikasi Shatavari dalam Vidarigandhadi Gana, Varunadi Gana, Kantaka Panchmula
  5. Sushruta Samhita, Chikitsasthana - Formulasi Balamula Rasayan Yoga, Shatavari Ghrita
  6. Sushruta Samhita, Sharirasthana - Penggunaan Shatavari dengan Susu untuk Garbha Srava
  7. Ashtanga Hridaya, Sutrasthana - Klasifikasi Shatavari dalam Madhura Gana, Pittanashak Gana
  8. Ashtanga Hridaya, Sharirasthana - Formulasi Aushadayoga untuk Garbha Srava
  9. Ashtanga Hridaya, Chikitsasthana - Formulasi Bala Taila untuk Sarva Vata Vyadhi dan Yoni Roga
  10. Sarangadhara Samhita, Madhyama Khanda - Formulasi Shatavari Swarasa untuk Pittaja Shula, Maharasnadi Kwatha, Shatavari Taila
  11. Bhavaprakasha Nighantu - Deskripsi Shatavari sebagai Pratinidhi Dravya dari Meda dan Mahameda
  12. Bhavaprakasha Nighantu, Raktapitta Chikitsa - Formulasi Brihat Kushmanda Avaleha, Khanda Khadya Lauha
  13. Bhavaprakasha Nighantu, Unmad Chikitsa - Formulasi Mahachaitas Ghrita
  14. Ayurvedic Pharmacopoeia of India - Monografi Asparagus racemosus
  15. Ayurvedic Formulary of India - Formulasi Shatavari Ghrita, Shatavari Guda, Shatavari Kalpa

Brahmi

Centella asiatica

Bilva

Aegle marmelos

Cari: