Phak Tiu (ผักติ้ว)

Kemangi | Cratoxylum formosum
 

ผักติ้ว

Nama: Phak Tiu (Kemangi)
Nama Ilmiah: Cratoxylum formosum
Family: Hypericaceae
Nama Lain: Phak tiu (vegetable) / Mempat

Elemen:
Tard Lom, Tard Fai (Angin, Api)

Rasa: Prik, Kem (Pedas, Manis)

Bagian Digunakan: Daun, Batang, Pucuk

Apa itu Phak Tiu?

Phak Tiu (ผักติ้ว) adalah sayuran daun dari pohon Cratoxylum formosum yang banyak dikonsumsi di Thailand. Dalam TTM, daun dan pucuk muda digunakan untuk membantu memulihkan darah, mengatasi peradangan, dan sebagai sayuran segar yang kaya vitamin A.


Manfaat:

Menghangatkan tubuh, melancarkan pencernaan, dan sebagai antioksidan alami

Proses:

Daun dan pucuk digunakan sebagai lalapan segar dan bumbu masakan. Secara tradisional digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, perut kembung, mual, dan sebagai tonik untuk meningkatkan nafsu makan.

Daun segar dimakan sebagai lalapan, dicampur dalam salad, atau digunakan sebagai bumbu masakan. Juga direbus untuk teh herbal.

Dosis:

Dikonsumsi sebagai sayuran 5-10 daun segar per hari, atau sesuai selera dalam masakan.

Advertisement

Kontraindikasi:

Umumnya aman dikonsumsi sebagai sayuran dan bumbu. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi ringan pada saluran pencernaan. Hindari pada ibu hamil dalam jumlah besar.

Riset Modern:

Penelitian modern mengkonfirmasi efek antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, dan imunomodulator dari minyak atsiri dan flavonoid dalam kemangi. Efektif melawan berbagai bakteri patogen.

Referensi:

  1. ["Journal of Ethnopharmacology (2020)", "Thai Medicinal Plant Database (2021)"]

Advertisement


Phak Si

ผักซี

Phak Waen

ผักแว่น

Cari: