Cha Phlu (ชะพลู)

Daun Sirih Hutan | Piper sarmentosum
Sirih Belanda
 

ชะพลู

Nama: Cha Phlu (Daun Sirih Hutan)
Nama Ilmiah: Piper sarmentosum
Family: Piperaceae
Nama Lain: Wild Betel Leaf

Elemen:
Tard Lom, Tard Fai (Angin, Api)

Rasa: Prik, Kham (Pedas, Pahit)

Bagian Digunakan: Daun, Akar

Apa itu Cha Phlu?

Cha Phlu (Daun Sirih Hutan) adalah tanaman yang sering digunakan dalam masakan dan pengobatan tradisional Thailand. Dalam TTM, daun dan akarnya digunakan untuk meredakan nyeri sendi, mengatasi batuk, dan melancarkan pencernaan dengan menyeimbangkan elemen angin dan api.


Manfaat:

Meredakan nyeri sendi, mengatasi batuk, melancarkan pencernaan, dan sebagai antioksidan

Proses:

Daun muda dimakan segar sebagai lalapan atau dimasak dalam masakan Thailand. Secara tradisional digunakan untuk mengatasi nyeri sendi, batuk, asma, dan gangguan pencernaan. Akar digunakan untuk mengatasi demam.

Daun muda dimakan segar sebagai lalapan dengan sambal, dimasak dalam tumisan atau kari, atau direbus untuk teh herbal. Akar direbus untuk mengatasi demam.

Dosis:

Dikonsumsi sebagai sayuran segar 3-5 daun per hari, atau direbus sebagai teh sesuai kebutuhan.

Advertisement

Kontraindikasi:

Umumnya aman dikonsumsi sebagai sayuran. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi ringan pada saluran pencernaan. Tidak ada kontraindikasi signifikan yang dilaporkan.

Riset Modern:

Penelitian modern mengindikasikan efek antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, dan analgetik (pereda nyeri) dari senyawa aktif seperti amida dan fenolik dalam daun sirih hutan.

Referensi:

  1. ["Thai Medicinal Plant Database (2019)", "Journal of Traditional Medicine (2020)"]

Advertisement


Makham

มะขาม

Ya Nang

ย่านาง

Cari: