Cha Om (ชะอม)

Daun Akasia | Acacia pennata
 

ชะอม

Nama: Cha Om (Daun Akasia)
Nama Ilmiah: Acacia pennata
Family: Fabaceae
Nama Lain: Climbing Wattle / Acacia

Elemen:
Tard Lom, Tard Fai (Angin, Api)

Rasa: Prik, Kham (Pedas, Pahit)

Bagian Digunakan: Daun, Pucuk

Apa itu Cha Om?

Cha Om (Daun Akasia) adalah sayuran hijau yang sangat dihargai dalam TTM untuk menghangatkan tubuh dan melancarkan pencernaan. Dengan rasa pedas dan pahit, daun dan pucuk muda ini digunakan untuk mengusir elemen angin berlebih dan meningkatkan nafsu makan secara alami.


Manfaat:

Menghangatkan tubuh, melancarkan pencernaan, dan sebagai antioksidan alami

Proses:

Daun dan pucuk muda digunakan sebagai sayuran dan dalam masakan tradisional Thailand (seperti sup dan tumisan). Secara tradisional digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, perut kembung, dan sebagai tonik untuk meningkatkan nafsu makan.

Daun dan pucuk muda dimakan segar sebagai lalapan, ditumis, atau direbus. Juga digunakan dalam sup dan kari.

Dosis:

Dikonsumsi sebagai sayuran 50-100 gram per hari, atau sesuai selera dalam masakan.

Advertisement

Kontraindikasi:

Umumnya aman dikonsumsi sebagai sayuran. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi ringan pada saluran pencernaan. Hindari pada ibu hamil dalam jumlah besar.

Riset Modern:

Penelitian modern mengkonfirmasi efek antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, dan antinociceptive dari senyawa flavonoid dan alkaloid dalam daun akasia. Juga menunjukkan aktivitas antidiabetes [citation:1].

Referensi:

  1. ["Journal of Ethnopharmacology (2020)", "Thai Medicinal Plant Database (2021)"]

Advertisement


Phak Krachet

ผักกระเฉด

Tum Lueng

ตำลึง

Cari: