Tribus Acoreae merupakan kelompok tumbuhan dalam keluarga Acoraceae yang memiliki klasifikasi ilmiah unik karena hanya terdiri dari satu genus saja, yaitu Acorus. Secara taksonomi, tumbuhan ini dulunya sempat dimasukkan ke dalam kelompok Araceae atau talas-talasan, namun penelitian molekuler modern menunjukkan bahwa Acoreae adalah garis keturunan paling tua yang memisahkan diri dari tumbuhan berbunga lainnya. Ciri khas utama dari kelompok ini adalah struktur perbungaannya yang berbentuk spadiks atau tongkol yang menonjol keluar dari batang yang pipih menyerupai daun.
Secara habitat, anggota dari tribus Acoreae umumnya tumbuh di area perairan dangkal atau lahan yang selalu basah seperti rawa-rawa di wilayah beriklim sedang hingga tropis. Tanaman ini memiliki daun berbentuk pedang yang panjang dan rimpang yang mengeluarkan aroma khas yang kuat karena mengandung minyak atsiri. Karena keunikan genetiknya yang dianggap sebagai sisa-sisa tumbuhan berbunga purba, Acoreae menempati posisi yang sangat penting dalam pemahaman ilmu botani mengenai evolusi dan penyebaran tumbuhan berbunga di bumi.
Kasifikasi ilmiah Tribus (Acoreae)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Magnoliidae |
| Ordo: | Acorales |
| Famili: | Acoraceae |
| Subfamili: | Acoroideae |
| Tribus: | Acoreae |
Genus pada Tribus (Acoreae):
Advertisement