Secara klasifikasi ilmiah, genus Sauropus termasuk ke dalam keluarga Phyllanthaceae. Tumbuhan ini memiliki ciri khas berupa bentuk daun yang berselang-seling pada tangkai yang ramping serta bunga kecil yang menggantung di bawah ketiak daun. Kelompok tumbuhan ini umumnya berupa perdu atau semak yang banyak ditemukan di wilayah tropis Asia, dengan jenis yang paling dikenal luas oleh masyarakat Indonesia adalah Sauropus androgynus atau yang lebih populer dengan sebutan daun katuk.
Dalam taksonomi biologi, genus ini menempati posisi dalam ordo Malpighiales dan kelas Magnoliopsida. Karakteristik utama dari tanaman dalam genus ini adalah sifatnya yang dioecious, artinya bunga jantan dan bunga betina berada pada individu atau posisi yang berbeda dalam satu tanaman. Selain sebagai tanaman hias atau pagar, banyak spesies dalam genus Sauropus yang dibudidayakan karena memiliki nilai gizi yang tinggi serta manfaat dalam pengobatan tradisional.
Kasifikasi ilmiah Genus (Sauropus)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Malpighiales |
| Famili: | Phyllanthaceae |
| Subfamili: | Phyllanthoideae |
| Tribus: | Phyllantheae |
| Genus: | Sauropus |
Spesies pada Genus (Sauropus):
Advertisement