Dalam klasifikasi ilmiah, genus Petiveria termasuk ke dalam famili Petiveriaceae. Tumbuhan yang paling dikenal dari genus ini adalah Petiveria alliacea, atau yang sering disebut sebagai tanaman "pudak" atau "anamu". Secara botani, tumbuhan ini tergolong ke dalam kelompok tanaman berbunga (Angiospermae) dan dikelompokkan dalam ordo Caryophyllales, yang mencakup berbagai jenis tumbuhan herbal hingga semak dengan ciri khas metabolisme tertentu.
Tanaman dalam genus ini umumnya berupa semak menahun yang tumbuh di wilayah beriklim tropis, seperti Amerika Tengah dan Selatan. Ciri khas utama yang membedakannya adalah aroma belerang yang sangat tajam pada daun dan akarnya saat dihancurkan, yang dihasilkan oleh senyawa sulfur organik di dalamnya. Karena karakteristik ini, Petiveria sering dipelajari dalam dunia farmakologi karena kandungan senyawa aktifnya yang berpotensi sebagai agen anti-inflamasi dan antimikroba.
Kasifikasi ilmiah Genus (Petiveria)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Caryophyllidae |
| Ordo: | Caryophyllales |
| Famili: | Petiveriaceae |
| Subfamili: | Petiverioideae |
| Tribus: | Petiverieae |
| Genus: | Petiveria |
Spesies pada Genus (Petiveria):
Advertisement