Secara klasifikasi ilmiah, genus Oxalis termasuk ke dalam famili Oxalidaceae. Tumbuhan ini merupakan kelompok tanaman berbunga yang memiliki ciri khas berupa daun majemuk yang terdiri dari tiga anak daun, mirip dengan bentuk daun semanggi. Genus ini tersebar luas di seluruh dunia, terutama di wilayah tropis dan subtropis, serta dikenal karena kemampuannya beradaptasi di berbagai jenis lingkungan, mulai dari hutan hingga area terbuka.
Dalam sistem taksonomi, Oxalis dikelompokkan ke dalam ordo Oxalidales. Salah satu karakteristik unik dari genus ini adalah kandungan asam oksalat yang memberikan rasa asam pada daunnya, sehingga sering disebut sebagai tanaman "asam-asaman". Selain memiliki nilai estetika sebagai tanaman hias, beberapa spesies dalam genus ini juga memiliki perilaku unik yaitu gerak tidur atau niktinasti, di mana daunnya akan melipat saat hari mulai gelap atau ketika cuaca terlalu terik.
Kasifikasi ilmiah Genus (Oxalis)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Oxalidales |
| Famili: | Oxalidaceae |
| Subfamili: | Oxalidoideae |
| Tribus: | Oxalideae |
| Genus: | Oxalis |
Spesies pada Genus (Oxalis):
Advertisement