Tumbuhan dari genus Atropa termasuk dalam keluarga Solanaceae atau suku terong-terongan. Klasifikasi ilmiahnya secara berurutan adalah kerajaan Plantae (tumbuhan), divisi Tracheophyta (tumbuhan berpembuluh), kelas Magnoliopsida (berbiji belah), dan ordo Solanales. Genus ini dikenal karena kandungan senyawa alkaloid tropana yang sangat kuat di seluruh bagian tubuhnya, terutama pada spesies paling populernya, yaitu Atropa belladonna.
Dalam sistem taksonomi, genus Atropa memiliki ciri khas berupa bunga berbentuk lonceng dan buah beri yang berwarna hitam mengilap saat matang. Tumbuhan ini umumnya tumbuh di wilayah beriklim sedang, seperti Eropa, Afrika Utara, dan sebagian Asia Barat. Karena sifatnya yang beracun dan berpotensi mematikan bagi manusia serta hewan jika tertelan, tumbuhan dalam genus ini dikategorikan sebagai tanaman herbal yang memerlukan penanganan khusus dan tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan.
Kasifikasi ilmiah Genus (Atropa)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Solanales |
| Famili: | Solanaceae |
| Subfamili: | Solanoideae |
| Tribus: | Hyoscyameae |
| Genus: | Atropa |
Spesies pada Genus (Atropa):
Advertisement