Tumbuhan dari genus Archidendron termasuk ke dalam kelompok besar famili Fabaceae atau suku polong-polongan. Secara klasifikasi ilmiah, genus ini berada di bawah subfamili Caesalpinioideae. Ciri khas utama dari tanaman ini adalah bentuk bunganya yang unik seperti benang sari yang mencolok dan buahnya yang berupa polong melingkar atau berpilin. Kelompok tumbuhan ini umumnya berupa pohon atau perdu yang banyak ditemukan tersebar di wilayah tropis, terutama di kawasan Asia Tenggara, Australia, dan kepulauan Pasifik.
Dalam sistem taksonomi, Archidendron mencakup berbagai jenis tumbuhan yang sering kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah jengkol (Archidendron pauciflorum). Klasifikasi ini dibuat berdasarkan kemiripan struktur reproduksi dan pola pertumbuhan tanaman tersebut. Karena termasuk dalam keluarga polong-polongan, tumbuhan ini memiliki kemampuan alami untuk bersimbiosis dengan bakteri tanah guna mengikat nitrogen, sehingga banyak jenis Archidendron yang berperan penting dalam menjaga kesuburan ekosistem hutan tempat mereka tumbuh.
Kasifikasi ilmiah Genus (Archidendron)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Caesalpinioideae |
| Tribus: | Ingeae |
| Genus: | Archidendron |
Spesies pada Genus (Archidendron):
Advertisement