Tumbuhan genus Agathosma termasuk dalam kelompok kerajaan Plantae atau tumbuhan, tepatnya masuk dalam divisi Tracheophyta karena memiliki sistem pembuluh untuk menyalurkan air dan nutrisi. Tanaman ini diklasifikasikan ke dalam kelas Magnoliopsida, ordo Sapindales, dan keluarga Rutaceae, yaitu keluarga yang sama dengan tanaman jeruk-jerukan. Secara spesifik, genus ini mencakup berbagai jenis semak aromatik yang banyak ditemukan di wilayah Afrika bagian selatan.
Karakteristik utama dari genus Agathosma terletak pada kandungan minyak atsiri yang kuat di dalam daunnya, sehingga sering disebut sebagai tanaman "buchu". Secara ilmiah, pengelompokan genus ini didasarkan pada struktur bunga dan kelenjar minyak pada permukaan daunnya yang khas. Karena keragaman jenisnya yang cukup luas, klasifikasi ini membantu para ahli botani membedakan Agathosma dengan genus lain dalam keluarga Rutaceae yang memiliki ciri fisik serupa.
Kasifikasi ilmiah Genus (Agathosma)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosanae |
| Ordo: | Sapindales |
| Famili: | Rutaceae |
| Subfamili: | Zanthoxyloideae |
| Tribus: | Diosmeae |
| Genus: | Agathosma |
Spesies pada Genus (Agathosma):
Advertisement