Genus Abrus termasuk ke dalam keluarga tumbuhan polong-polongan atau Fabaceae. Secara klasifikasi ilmiah, tumbuhan ini berada dalam ordo Fabales dan termasuk ke dalam kelompok tumbuhan berbunga (Angiospermae). Anggota genus yang paling terkenal adalah Abrus precatorius, yang sering disebut sebagai saga rambat. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa biji berwarna merah cerah dengan titik hitam yang mencolok, serta memiliki daun majemuk yang tumbuh berseling pada batangnya.
Dalam sistem taksonomi, genus Abrus dikelompokkan ke dalam subfamili Faboideae. Tumbuhan ini umumnya tumbuh merambat dan banyak ditemukan di daerah beriklim tropis, termasuk di wilayah Asia dan Afrika. Meskipun bagian bijinya mengandung racun yang sangat kuat jika dikonsumsi secara langsung, beberapa bagian lain dari tanaman ini dalam dosis tertentu telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional masyarakat setempat untuk meredakan gejala batuk dan sariawan.
Kasifikasi ilmiah Genus (Abrus)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Faboideae |
| Tribus: | Abreae |
| Genus: | Abrus |
Spesies pada Genus (Abrus):
Advertisement