麻杏甘石湯

(Makyokansekito)

Kategori: Respiratory / Asthma


Makyokansekito adalah formula Kampo yang digunakan untuk mengatasi asma bronkial, sesak napas, dan batuk kronis. Formula ini menggabungkan Ephedra, Apricot Kernel, Glycyrrhiza, dan Gypsum untuk membuka saluran pernapasan dan mengurangi peradangan pada bronkus.

Indikasi/Manfaat:

Asma bronkial, sesak napas, batuk kronis, dan bronkitis.

Bahan Herbal dalam Makyokansekito:

Ephedra sinica
Biji Aprikot
Prunus armeniaca
Glycyrrhiza uralensis
Gips
Gypsum fibrosum

Advertisement

Akar Manis Cina / Chinese Licorice

Glycyrrhiza uralensis
Akar Manis Cina

Glycyrrhiza uralensis, yang dikenal luas sebagai Chinese Licorice atau Gan Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal dan berwarna cokelat kekuningan merupakan bagian yang paling bernilai secara medis. Secara morfologi, tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi satu meter, dengan daun majemuk menyirip dan bunga ungu kebiruan yang tersusun dalam tandan. Rasa manis khas dari akar licorice berasal dari senyawa glisirizin yang 50 kali lebih manis daripada gula tebu, menjadikannya salah satu tanaman obat paling ikonik dalam khazanah botanika.

Nama Lain: Gan Cao (China), Kanzo (Japan), Gamcho (South Korea), Ural licorice (Russia), Mongolian licorice (Mongolia)

Ma Huang / Chinese Ephedra

Ephedra sinica

Ephedra sinica, yang dikenal luas sebagai Ma Huang dalam pengobatan tradisional Tiongkok, adalah semak perdu yang termasuk dalam famili Ephedraceae. Tumbuhan ini telah digunakan selama ribuan tahun, terutama sebagai sumber utama untuk mengatasi gejala asma, bronkitis, dan hidung tersumbat. Habitat alaminya meliputi daerah kering dan berbatu di Mongolia, Tiongkok utara, serta sebagian Siberia. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah batang hijau yang mengandung alkaloid bioaktif, terutama efedrin dan pseudoefedrin. Uniknya, tumbuhan ini tidak memiliki daun sejati; fotosintesis dilakukan oleh batangnya yang bersegmen dan berwarna hijau, sebuah adaptasi terhadap lingkungan kering.

Nama Lain: Ma Huang (China), Mongolian ephedra (Mongolia), Mao (Jepang), Mahwang (Korea Selatan)


Referensi:

  1. Kampo Formulations for Prescription 2024

Kyukikyogaito

Kyukikyogaito

Makyoyokukanto

Makyoyokukanto

Cari: