Kategori: Respiratory / Asthma
Advertisement
Glycyrrhiza uralensis, yang dikenal luas sebagai Chinese Licorice atau Gan Cao dalam pengobatan tradisional Tiongkok, merupakan tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Fabaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, Mongolia, dan Siberia. Akar tunggangnya yang tebal dan berwarna cokelat kekuningan merupakan bagian yang paling bernilai secara medis. Secara morfologi, tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi satu meter, dengan daun majemuk menyirip dan bunga ungu kebiruan yang tersusun dalam tandan. Rasa manis khas dari akar licorice berasal dari senyawa glisirizin yang 50 kali lebih manis daripada gula tebu, menjadikannya salah satu tanaman obat paling ikonik dalam khazanah botanika.
Nama Lain: Gan Cao (China), Kanzo (Japan), Gamcho (South Korea), Ural licorice (Russia), Mongolian licorice (Mongolia)
Ephedra sinica, yang dikenal luas sebagai Ma Huang dalam pengobatan tradisional Tiongkok, adalah semak perdu yang termasuk dalam famili Ephedraceae. Tumbuhan ini telah digunakan selama ribuan tahun, terutama sebagai sumber utama untuk mengatasi gejala asma, bronkitis, dan hidung tersumbat. Habitat alaminya meliputi daerah kering dan berbatu di Mongolia, Tiongkok utara, serta sebagian Siberia. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah batang hijau yang mengandung alkaloid bioaktif, terutama efedrin dan pseudoefedrin. Uniknya, tumbuhan ini tidak memiliki daun sejati; fotosintesis dilakukan oleh batangnya yang bersegmen dan berwarna hijau, sebuah adaptasi terhadap lingkungan kering.
Nama Lain: Ma Huang (China), Mongolian ephedra (Mongolia), Mao (Jepang), Mahwang (Korea Selatan)
- Kampo Formulations for Prescription 2024