Advertisement
Tumbuh subur di daerah beriklim sedang dengan sinar matahari penuh. Mereka suka tanah yang dalam, subur, dan drainasenya bagus. Pohon ini cukup tangguh tapi sensitif terhadap genangan air dan sangat benci tanah yang terlalu asam atau terlalu basa. Karakteristik/ciri-ciri Walnut Leaf (Juglans regia):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Daun | Daun majemuk menyirip gasal (daun tumbuh berpasangan di sisi tangkai dengan satu daun di ujungnya). |
| Bentuk Helaian | Lonjong sampai bulat telur dengan ujung yang meruncing. |
| Tepi Daun | Rata (tidak bergerigi), memberikan kesan halus saat disentuh. |
| Tekstur Dan Warna | Permukaan atasnya berwarna hijau gelap mengkilap, sedangkan bagian bawahnya lebih pucat. Teksturnya cukup tebal dan kaku. |
| Susunan Tulang Daun | Menyirip dengan pola yang jelas dan menonjol di bagian bawah. |
| Aroma | Memiliki aroma khas yang agak kuat dan menyengat jika daunnya diremas, karena mengandung senyawa juglone. |
| Ukuran | Panjang total daun majemuk bisa mencapai 25-40 cm, dengan anak daun yang ukurannya mengecil di bagian pangkal. |
Daun kenari (Juglans regia) mengandung senyawa bioaktif seperti juglone, tanin, dan flavonoid yang sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Namun, penggunaan ekstrak atau sediaan dari daun ini dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama jika dikonsumsi secara oral atau diaplikasikan secara tidak tepat pada kulit. Kandungan juglone bersifat toksik dan iritatif, yang dapat menyebabkan iritasi lambung, mual, muntah, serta diare ketika masuk ke saluran pencernaan dalam jumlah yang tidak terkontrol. Selain itu, sifat astringen yang tinggi dari konsentrasi tanin yang pekat berpotensi mengiritasi mukosa lambung dan mengganggu penyerapan nutrisi tertentu jika digunakan dalam jangka panjang.