Advertisement
Pohon ini asli dari wilayah Asia Barat Daya, khususnya di barat daya Turki. Suka tumbuh di area yang lembap, seperti di tepi sungai atau lembah yang terlindung, serta punya toleransi yang cukup baik terhadap tanah yang basah. Karakteristik/ciri-ciri Storax Resin (Liquidambar orientalis):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Bentuk Pohon | Pohon peluruh berukuran sedang hingga besar dengan percabangan yang cenderung menyebar. |
| Daun | Berbentuk menjari (seperti telapak tangan) dengan 3 sampai 5 lobus yang runcing, tepinya bergerigi halus, dan permukaannya terlihat mengkilap. |
| Kulit Batang | Bagian kulit batangnya kasar, berwarna abu-abu kecokelatan, dan sering kali retak-retak dalam pola yang unik. |
| Bunga | Bunganya kecil, tidak mencolok, dan tersusun dalam kelompok berbentuk bulat (seperti bola kecil) yang muncul bersamaan dengan daun muda. |
| Buah | Buah berbentuk kapsul kayu yang bulat dan berduri, menggantung pada tangkai yang panjang, dan akan pecah saat matang untuk melepaskan biji bersayap. |
| Resin Storax | Cairan kental berwarna abu-abu kecokelatan yang didapat dari menyayat kulit batangnya; aromanya khas, manis, dan wangi seperti vanila atau balsam. |
Storax resin yang diperoleh dari tanaman Liquidambar orientalis umumnya digunakan dalam produk topikal, parfum, dan pengobatan tradisional. Meskipun memiliki sifat antimikroba dan ekspektoran, penggunaan resin ini diketahui dapat menimbulkan berbagai efek samping, terutama pada kulit. Reaksi merugikan yang paling sering dilaporkan adalah dermatitis kontak alergi dan iritasi kulit lokal. Senyawa aktif seperti asam sinamat dan ester terkait yang terkandung di dalam resin bertindak sebagai hapten yang dapat memicu reaksi hipersensitivitas tipe lambat pada individu yang sensitif, ditandai dengan kemerahan, gatal-gatal, dan pembengkakan di area kontak.