Kasifikasi ilmiah Society Garlic (Tulbaghia violacea)
Author: Harv.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Liliidae |
| Ordo: | Asparagales |
| Famili: | Amaryllidaceae |
| Subfamili: | Allioideae |
| Tribus: | Tulbaghieae |
| Genus: | Tulbaghia |
| Spesies: | Tulbaghia violacea |
Tulbaghia violacea, atau yang sering dikenal sebagai bawang masyarakat Afrika, adalah tanaman hias berbunga yang sangat unik karena memiliki aroma khas seperti bawang putih jika daun atau batangnya diremas. Tanaman ini tumbuh membentuk rumpun dengan daun berbentuk pita yang ramping berwarna hijau segar, serta menghasilkan tangkai bunga panjang yang ujungnya dihiasi oleh kelompok bunga kecil berwarna ungu cerah yang tampak sangat cantik saat bermekaran.
Tanaman ini sangat populer di kalangan pecinta kebun karena sifatnya yang tahan banting, mudah dirawat, dan cukup toleran terhadap kondisi kering. Selain nilai estetikanya yang menawan, bagian daun dan bunganya ternyata bisa dimakan, sehingga sering digunakan sebagai tambahan eksotis dalam masakan atau hiasan salad bagi mereka yang menyukai sentuhan rasa bawang yang lembut.
Advertisement