Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Konsumsi Wijen terhadap Tekanan Darah pada Orang Dewasa: Meta-Analisis Uji Acak Terkendali

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    21 uji acak terkendali dengan 1.386 partisipan dewasa, termasuk subjek normotensi dan hipertensi.
    Dosis/Durasi:
    25-50 g/hari biji wijen atau 30-40 ml/hari minyak wijen; durasi 4-16 minggu.
    Temuan:
    Konsumsi wijen (biji atau minyak) secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Efek antihipertensi lebih jelas pada subjek dengan hipertensi dan durasi intervensi 8 minggu atau lebih.
  2. Efek Suplementasi Wijen terhadap Profil Lipid pada Orang Dewasa: Meta-Analisis Uji Acak Terkendali

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    18 uji acak terkendali dengan 1.204 partisipan dewasa dengan atau tanpa dislipidemia.
    Dosis/Durasi:
    20-50 g/hari biji wijen atau produk wijen; durasi 6-12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi wijen menurunkan kolesterol total dan LDL secara signifikan serta meningkatkan HDL. Efek pada trigliserida tidak konsisten dan tidak signifikan.
  3. Pengaruh Wijen terhadap Kontrol Glikemik pada Diabetes Melitus Tipe 2: Systematic Review dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    12 uji acak terkendali dengan 788 pasien diabetes melitus tipe 2.
    Dosis/Durasi:
    20-40 g/hari biji wijen atau 30 ml/hari minyak wijen; durasi 8-12 minggu.
    Temuan:
    Konsumsi wijen menurunkan glukosa darah puasa dan HbA1c secara signifikan dibanding plasebo. Tidak ditemukan perubahan signifikan pada kadar insulin serum.
  4. Efek Minyak Wijen terhadap Nyeri dan Fungsi Fisik pada Osteoartritis Lutut: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    70 pasien osteoartritis lutut ringan-sedang, usia 40-70 tahun; 35 menerima minyak wijen dan 35 plasebo.
    Dosis/Durasi:
    30 ml/hari minyak wijen; durasi 8 minggu.
    Temuan:
    Minyak wijen secara signifikan mengurangi nyeri lutut dan meningkatkan fungsi fisik setelah 8 minggu. Kadar hs-CRP juga menurun lebih besar pada kelompok minyak wijen.
  5. Efek Minyak Wijen terhadap Glikemik dan Lipid pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Uji Acak Terkendali

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    60 pasien diabetes melitus tipe 2; 30 pasien mendapat minyak wijen dan 30 plasebo selama 12 minggu.
    Dosis/Durasi:
    30 ml/hari minyak wijen; durasi 12 minggu.
    Temuan:
    Minyak wijen memperbaiki glukosa darah puasa, HbA1c, dan resistensi insulin. Profil lipid (kolesterol total, LDL, HDL, trigliserida) juga mengalami perbaikan signifikan.
  6. Pengaruh Suplementasi Wijen terhadap Enzim Hati dan Indeks Antropometri pada Penyakit Hati Berlemak Non-Alkoholik

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    80 pasien NAFLD usia 30-65 tahun; 40 mendapat suplemen wijen dan 40 plasebo selama 12 minggu.
    Dosis/Durasi:
    50 g/hari bubuk biji wijen; durasi 12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi wijen secara signifikan menurunkan ALT, AST, dan derajat steatosis hati. Terjadi pula penurunan indeks massa tubuh dan lingkar pinggang.
  7. Efek Produk Wijen terhadap Penanda Inflamasi dan Stres Oksidatif: Systematic Review dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    16 uji acak terkendali dengan 1.010 partisipan dewasa.
    Dosis/Durasi:
    25-50 g/hari produk wijen atau 100-200 mg/hari sesamin; durasi 4-12 minggu.
    Temuan:
    Produk wijen dan sesamin menurunkan CRP, TNF-α, dan malondialdehida serta meningkatkan kapasitas antioksidan total. Efek terhadap interleukin-6 tidak ditemukan signifikan.
  8. Efek Biji Wijen terhadap Profil Lipid dan Stres Oksidatif pada Wanita Pascamenopause: Uji Acak Terkendali

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Uji Klinis Acak (RCT)
    Sampel:
    90 wanita pascamenopause dengan dislipidemia ringan; 45 mendapat biji wijen dan 45 plasebo.
    Dosis/Durasi:
    40 g/hari biji wijen yang dihaluskan; durasi 8 minggu.
    Temuan:
    Biji wijen menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan HDL pada wanita pascamenopause. Kadar malondialdehida juga menurun, menunjukkan perbaikan stres oksidatif.

Advertisement


Studi Klinis Lainnya

  1. Wijen dan Anemia

    Penilitian Wijen (Sesamum indicum) untuk Anemia:
    • Pengaruh Suplementasi Minyak Wijen terhadap Kadar Hemoglobin dan Feritin Serum pada Wanita dengan Anemia Defisiensi Besi
    • Meta-Analisis Efektivitas Konsumsi Biji Wijen terhadap Status Besi pada Populasi Berisiko Anemia
    • Efek Ekstrak Etanol Biji Wijen terhadap Eritropoiesis pada Tikus Anemia yang Diinduksi Fenilhidrazin

Cari: