Kasifikasi ilmiah Purwoceng (Pimpinella pruatjan)
Author: Molkenb.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Apiales |
| Famili: | Apiaceae |
| Subfamili: | Apioideae |
| Tribus: | Pimpinelleae |
| Genus: | Pimpinella |
| Spesies: | Pimpinella pruatjan |
Pimpinella pruatjan atau yang lebih dikenal dengan nama Purwoceng merupakan tanaman terna kecil yang menjadi primadona di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Tanaman ini memiliki daun yang tumbuh mendatar di permukaan tanah dengan akar tunggang yang menyerupai wortel kecil, dan sudah sejak lama dipercaya masyarakat lokal sebagai ramuan herbal yang ampuh untuk meningkatkan vitalitas pria.
Selain khasiatnya yang melegenda, Purwoceng kini mulai dibudidayakan secara serius karena statusnya yang semakin langka di habitat aslinya. Meski proses pertumbuhannya cukup lambat dan menuntut kondisi lingkungan yang sangat spesifik seperti suhu dingin dan kelembapan tinggi, tanaman ini tetap diburu karena kandungan senyawa aktifnya yang unik, yang membuat banyak orang menjulukinya sebagai 'Viagra tradisional' dari Indonesia.
Advertisement