Advertisement
Berasal dari wilayah Asia Selatan dan Tenggara. Pohon ini sangat tangguh, bisa tumbuh di tanah kering maupun lembap, dan sering ditemukan di sekitar kuil atau tempat suci. Karena sifatnya yang 'epifit' di awal hidupnya, dia bisa tumbuh menumpang di pohon lain sebelum akhirnya akarnya mencapai tanah. Karakteristik/ciri-ciri Fig Sacred / Bodhi Leaf (Ficus religiosa):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Batang | Pohon besar yang bisa tumbuh sangat tinggi dan lebar. Kulit batangnya halus berwarna abu-abu kecokelatan, dan akarnya sangat kuat, sering kali terlihat menjalar di atas permukaan tanah. |
| Daun | Ini bagian paling ikoniknya. Bentuknya seperti hati dengan ujung yang sangat panjang dan meruncing (disebut 'drip tip'). Teksturnya halus dan mengkilap dengan urat daun yang terlihat jelas. |
| Bunga | Bunganya unik karena tersembunyi di dalam struktur seperti buah (disebut syconium). Bunga ini tidak terlihat dari luar dan penyerbukannya dibantu secara khusus oleh tawon ara. |
| Buah | Buahnya berbentuk bulat kecil, tumbuh berpasangan di ketiak daun. Saat masih muda warnanya hijau, dan berubah menjadi ungu kehitaman saat sudah matang. |
| Perakaran | Memiliki sistem perakaran yang sangat agresif dan kuat, mampu menyebar luas sehingga seringkali bisa merusak bangunan jika ditanam terlalu dekat. |
Daun dan bagian lain dari tanaman Ficus religiosa (Pohon Bodhi atau Sacred Fig) secara tradisional digunakan dalam berbagai sistem pengobatan herbal. Meskipun demikian, penggunaan ekstrak atau bagian tanaman ini dapat menimbulkan beberapa efek samping bagi kesehatan manusia. Reaksi yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan pencernaan ringan seperti mual, muntah, dan diare, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk oral dengan dosis yang tidak terkontrol. Senyawa aktif dan getah yang terkandung di dalam daun dan batang tanaman ini dapat mengiritasi mukosa lambung dan saluran pencernaan pada individu yang sensitif.