Dragon's Blood Tree

Dracaena cinnabari
Nama
Dragon's Blood Tree
Nama Latin/Ilmiah
Dracaena cinnabari

Advertisement


I. Ciri-ciri Dragon's Blood Tree

Tumbuh secara alami di Kepulauan Socotra, Yaman. Mereka suka hidup di area pegunungan yang berbatu, tebing, atau hutan campuran, di mana mereka bisa mendapatkan kelembapan dari kabut yang menyelimuti puncak gunung. Karakteristik/ciri-ciri Dragon's Blood Tree (Dracaena cinnabari):

Bagian Ciri-Ciri
Bentuk Pohon Terlihat seperti payung raksasa atau jamur, dengan batang tebal yang bercabang banyak ke arah atas.
Batang Batangnya berwarna abu-abu muda, cukup padat, dan mengeluarkan getah berwarna merah pekat seperti darah saat terluka.
Daun Daunnya berbentuk panjang, kaku, runcing seperti pedang, dan berkumpul rapat di ujung dahan membentuk gumpalan seperti mahkota.
Bunga Memiliki bunga kecil berwarna putih atau kehijauan yang biasanya muncul dalam kelompok di ujung cabang.
Buah Buah yang dihasilkan berupa beri kecil berdaging yang berubah warna menjadi oranye kecokelatan saat sudah matang.
Perakaran Akar yang kuat untuk mencengkeram celah-celah batu agar pohon tetap stabil di tanah yang tipis dan gersang.

II. Efek Samping Dragon's Blood Tree

Pohon Darah Naga (Dracaena cinnabari) menghasilkan getah merah resin yang dikenal sebagai 'darah naga' atau sanguis draconis, yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk penyembuhan luka, sebagai agen antiinflamasi, dan antimikroba. Namun, penggunaan resin ini tidak lepas dari potensi efek samping, terutama jika dikonsumsi secara oral atau diaplikasikan pada kulit yang sangat sensitif. Senyawa aktif seperti alkaloid, saponin, dan flavonoid yang terkandung di dalamnya dapat memicu reaksi hipersensitivitas lokal, seperti dermatitis kontak, kemerahan, rasa terbakar, dan pruritus (gatal-gatal) pada area aplikasi topikal. Efek samping ini umumnya disebabkan oleh respons imun terhadap komponen organik kompleks yang terdapat dalam getah mentah.

Baca Semua Efek Samping

Jamur Kuping

Auricularia auricula-judae

Teh

Camellia sinensis

Cari: