Advertisement
Tanaman ini tumbuh subur di lereng bukit yang teduh, area semak belukar, dan pinggiran hutan. Biasanya ditemukan di wilayah Asia Timur seperti Tiongkok, Korea, dan Rusia bagian timur. Menyukai tanah yang kaya humus dengan drainase yang baik. Karakteristik/ciri-ciri Dittany Bark / Bai Xian Pi (Dictamnus dasycarpus):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Bagian yang digunakan sebagai obat adalah kulit akarnya (korteks). Bentuknya silindris, agak melengkung, dengan permukaan luar yang kasar dan berwarna putih kekuningan atau kuning pucat. |
| Tekstur Permukaan | Memiliki kerutan memanjang dan bintil-bintil halus. Jika dipatahkan, bagian dalamnya terlihat putih dan bersisik (seperti lapisan kayu yang rapuh). |
| Aroma | Memiliki aroma khas yang agak tajam atau mirip bau kambing ('goaty odor'), ini adalah ciri paling identik untuk mengenali Bai Xian Pi. |
| Rasa | Cenderung hambar saat pertama kali dikunyah, namun lama-kelamaan meninggalkan sensasi sedikit pahit di lidah. |
| Batang Dan Daun | Tanaman herba menahun dengan daun menyirip ganjil. Bunganya cukup cantik, berwarna putih hingga merah muda keunguan dengan corak urat yang jelas dan benang sari yang panjang menjuntai keluar. |
Dittany Bark atau yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Bai Xian Pi (Dictamnus dasycarpus) adalah herbal yang sering digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi kulit seperti eksim, gatal-gatal, dan rematik. Meskipun memiliki khasiat terapeutik, konsumsi dan penggunaan herbal ini dikaitkan dengan berbagai efek samping yang signifikan, terutama jika digunakan dalam jangka panjang atau dosis tinggi. Toksisitas utama yang dilaporkan berkaitan dengan kerusakan hati (hepatotoksisitas). Senyawa aktif dalam tanaman ini dapat menyebabkan peradangan hati, peningkatan enzim hati, hingga kasus hepatitis akut yang diinduksi oleh obat (drug-induced liver injury).