Advertisement
Tanaman ini asli dari Asia Timur (Tiongkok, Jepang, Korea). Biasanya tumbuh di lereng bukit yang teduh, tebing berbatu, atau area hutan yang lembap. Suka tempat dengan drainase air yang baik tapi tanahnya tetap terjaga kelembapannya. Karakteristik/ciri-ciri Common Bletilla / Bai Ji (Bletilla striata):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Akar | Memiliki rizoma atau umbi semu (pseudobulb) yang bentuknya agak gepeng dan berwarna putih kekuningan; bagian inilah yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional. |
| Batang | Tumbuh tegak, ramping, dan tertutup oleh selubung daun yang rapat. |
| Daun | Berbentuk lanset panjang atau elips dengan garis-garis sejajar (venasi) yang jelas. Teksturnya agak tipis, berwarna hijau segar, dan tumbuh berseling di sepanjang batang. |
| Bunga | Bunga cantik berbentuk corong dengan warna khas ungu kemerahan atau pink magenta. Dalam satu tangkai bisa muncul beberapa kuntum bunga yang mekar secara berurutan. |
| Buah | Berbentuk kapsul lonjong yang pecah saat matang untuk menyebarkan biji-bijinya yang sangat halus. |
Common Bletilla atau yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Bai Ji (Bletilla striata) umumnya digunakan untuk menghentikan perdarahan dan menyembuhkan luka. Namun, penggunaan tanaman ini, terutama dalam bentuk mentah atau dosis yang tidak tepat, dapat menimbulkan beberapa efek samping lokal dan sistemik. Reaksi merugikan yang paling sering dilaporkan adalah iritasi lambung, mual, dan ketidaknyamanan gastrointestinal pada individu yang sensitif terhadap senyawa aktif di dalamnya. Selain itu, penggunaan topikal atau internal yang tidak steril dapat menyebabkan reaksi alergi kulit, kemerahan, atau dermatitis kontak pada pasien dengan hipersensitivitas terhadap komponen umbi lapis tanaman ini.