Chickpea Leaf

Cicer arietinum
Nama
Chickpea Leaf
Nama Latin/Ilmiah
Cicer arietinum

Advertisement


I. Ciri-ciri Chickpea Leaf

Tanaman kacang arab ini biasanya tumbuh subur di wilayah beriklim sedang hingga semi-kering. Mereka sangat suka dengan sinar matahari yang terik dan tanah yang punya drainase air yang baik agar akarnya tidak mudah busuk. Karakteristik/ciri-ciri Chickpea Leaf (Cicer arietinum):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Daun Daun majemuk menyirip gasal (pinnate), artinya anak daun tersusun berpasangan di sepanjang tangkai dengan satu anak daun di ujungnya.
Bentuk Anak Daun Kecil-kecil berbentuk lonjong (oval) hingga bulat telur dengan tepian yang agak bergerigi.
Tekstur Permukaan Dilapisi oleh bulu-bulu halus (trikoma) yang mengandung asam organik (asam malat dan oksalat), yang bikin daunnya terasa agak lengket kalau disentuh.
Warna Daun Hijau muda hingga hijau kebiruan (glaucous).
Ukuran Panjang daun majemuk rata-rata berkisar antara 5-15 cm, tergantung varietas dan kondisi tanah.
Tata Letak Tersusun berselang-seling (alternate) pada batang utama.

II. Efek Samping Chickpea Leaf

Konsumsi atau penggunaan daun tanaman buncis arab (Cicer arietinum), yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional, dapat menimbulkan beberapa efek samping terutama terkait dengan kandungan zat fitokimia di dalamnya. Daun dan bagian hijau tanaman ini mengandung konsentrasi asam oksalat dan anti-nutrisi yang relatif tinggi dibandingkan dengan bijinya. Ketika dikonsumsi dalam jumlah besar atau tanpa pengolahan yang tepat, senyawa-senyawa ini dapat berinteraksi dengan sistem pencernaan, menyebabkan iritasi lambung, kembung, serta ketidaknyamanan abdominal pada individu yang sensitif.

Baca Semua Efek Samping

Jamur Kuping

Auricularia auricula-judae

Teh

Camellia sinensis

Cari: