Kasifikasi ilmiah Buchu (Agathosma betulina)
Author: (P.J.Bergius) Pillans
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Sapindales |
| Famili: | Rutaceae |
| Subfamili: | Zanthoxyloideae |
| Tribus: | Diosmeae |
| Genus: | Agathosma |
| Spesies: | Agathosma betulina |
Agathosma betulina, atau yang lebih dikenal secara luas dengan nama Buchu, adalah tanaman perdu aromatik yang berasal dari pegunungan di Afrika Selatan. Tanaman ini memiliki daun kecil yang kaya akan minyak atsiri, yang memberikan aroma khas mirip perpaduan antara daun mint dan blackcurrant. Karena aromanya yang unik dan segar, daunnya sering dimanfaatkan dalam industri wewangian serta sebagai bahan herbal tradisional yang dipercaya memiliki khasiat diuretik.
Di habitat aslinya, tanaman ini tumbuh subur di wilayah dengan tanah yang berpasir dan cuaca yang cenderung sejuk. Meskipun mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar orang di Indonesia, Buchu sudah lama menjadi komoditas ekspor penting di negara asalnya. Selain fungsinya dalam pengobatan herbal, ekstrak dari tanaman ini juga sering digunakan sebagai penyedap rasa alami dalam industri makanan dan minuman karena profil aromanya yang sangat kuat dan menarik.
Advertisement