Kasifikasi ilmiah Anggur (Vitis vinifera)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Vitales |
| Famili: | Vitaceae |
| Subfamili: | Vitoideae |
| Tribus: | Viteae |
| Genus: | Vitis |
| Spesies: | Vitis vinifera |
Vitis vinifera, atau yang lebih dikenal sebagai anggur Eropa, merupakan tanaman merambat yang sudah dibudidayakan oleh manusia sejak ribuan tahun lalu. Tanaman ini memiliki batang berkayu yang khas dengan sulur-sulur penopang untuk merambat, serta daun berbentuk palmate yang lebar, menjadikannya bukan sekadar sumber buah yang nikmat, tetapi juga tanaman hias yang eksotis jika ditata dengan benar di pekarangan.
Buah dari tanaman ini tidak hanya dikonsumsi langsung sebagai camilan segar, tetapi juga menjadi bahan baku utama dalam industri minuman fermentasi, kismis, hingga minyak biji anggur yang kaya akan antioksidan. Meski aslinya berasal dari wilayah Mediterania dan Asia Tengah, adaptabilitasnya yang tinggi membuat varietas ini kini menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk di beberapa dataran tinggi di Indonesia.
Advertisement