Saptaparna

Saptaparna / Pule | Alstonia scholaris
 

Saptaparna

Nama: Saptaparna (Saptaparna / Pule)
Nama Ilmiah: Alstonia scholaris
Family: Apocynaceae
Nama Lain: Saptaparna / Devil Tree

Dosha:
Menyeimbangkan Pitta dan Kapha

Bagian: Kulit Batang, Daun

Manfaat:

Antipiretik, antimalaria, pemurni darah, anti-inflamasi

Apa itu Saptaparna?

Saptaparna (Alstonia scholaris) adalah salah satu herbal Ayurveda yang penting sebagai Jwaraghna (antipiretik) dan Krimighna (antelmintik). Pohon ini dikenal karena kulit batangnya yang pahit dan telah digunakan selama berabad-abad untuk mengatasi demam dan malaria.

Dalam Ayurveda, Saptaparna memiliki rasa Tikta (pahit) dengan energi Sheeta (dingin). Tanaman ini efektif menyeimbangkan Pitta dan Kapha dosha, dan digunakan untuk mengatasi demam intermiten, malaria, dan gangguan kulit.

Kulit batang Saptaparna biasanya dikeringkan dan dihaluskan menjadi bubuk, atau direbus sebagai decoction. Tanaman ini secara tradisional digunakan untuk mengatasi demam dan sebagai tonik pahit.


Kontraindikasi:

Hindari pada kehamilan dan anak-anak dengan dosis tinggi

Tags:

demam, malaria, darah, antipiretik, tonik pahit

Referensi:

  1. Ayurvedic Pharmacopoeia of India Volume I [citation:3]

Advertisement

Pengolahan:

Kulit batang dikeringkan dan dihaluskan, atau direbus.

Kutaja

Holarrhena antidysenterica

Varuna

Crateva nurvala

Cari: