Subfamili Punicoideae merupakan kelompok tumbuhan dalam keluarga Lythraceae yang hanya mencakup satu genus, yaitu Punica. Spesies yang paling terkenal dari kelompok ini adalah delima (Punica granatum). Secara klasifikasi ilmiah, tumbuhan ini menonjol karena karakteristik morfologinya yang unik, seperti bunga dengan banyak benang sari dan buah beri yang memiliki kulit keras serta biji bersalut daging (arilus). Dahulu, kelompok ini sempat diklasifikasikan dalam famili tersendiri bernama Punicaceae, namun penelitian genetik modern menempatkannya sebagai subfamili dalam Lythraceae.
Secara taksonomi, Punicoideae menempati posisi dalam ordo Myrtales yang mencakup berbagai tumbuhan berbunga tropis dan subtropis lainnya. Tumbuhan dalam subfamili ini beradaptasi dengan baik di lingkungan yang kering atau semi-gersang. Ciri khas utama yang membedakan Punicoideae dari anggota Lythraceae lainnya adalah struktur ovarium yang tenggelam di dalam wadah bunga (hypanthium) yang berkembang menjadi buah besar dengan banyak ruang, menjadikannya kelompok yang sangat spesifik dan mudah dikenali dalam dunia botani.
Kasifikasi ilmiah Subfamili (Punicoideae)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Myrtales |
| Famili: | Lythraceae |
| Subfamili: | Punicoideae |
Tribus pada Subfamili (Punicoideae):
Advertisement