Subfamili Physalacrioideae merupakan bagian dari keluarga jamur Physalacriaceae dalam klasifikasi ilmiah kerajaan Fungi. Kelompok ini secara tradisional dikategorikan ke dalam ordo Agaricales, yang mencakup berbagai jenis jamur dengan bentuk tubuh buah yang sangat bervariasi. Meskipun secara visual tampak berbeda-beda, anggota subfamili ini disatukan oleh kesamaan ciri genetik serta struktur mikroskopis pada bagian penghasil spora yang mereka miliki.
Secara ekologis, tumbuhan atau lebih tepatnya fungi dalam kelompok Physalacrioideae umumnya berperan sebagai organisme saprotrof, yakni pengurai bahan organik seperti kayu mati atau serasah daun di lingkungan hutan. Beberapa spesies yang paling dikenal dalam subfamili ini antara lain adalah genus Physalacria dan Flammulina. Klasifikasi mereka terus dipelajari secara molekuler untuk memastikan posisi filogenetik yang tepat di antara kelompok jamur lainnya.
Kasifikasi ilmiah Subfamili (Physalacrioideae)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Fungi |
| Subkerajaan: | Dikarya |
| Infrakerajaan: | Agaricomyceta |
| Superdivisi: | Agaricomycota |
| Divisi: | Basidiomycota |
| Subdivisi: | Agaricomycotina |
| Kelas: | Agaricomycetes |
| Subkelas: | Agaricomycetidae |
| Ordo: | Agaricales |
| Famili: | Physalacriaceae |
| Subfamili: | Physalacrioideae |
Tribus pada Subfamili (Physalacrioideae):
Advertisement