Secara klasifikasi ilmiah, genus Gastrodia termasuk ke dalam keluarga besar anggrek-anggrekan atau Orchidaceae. Tumbuhan ini merupakan jenis anggrek yang sangat unik karena bersifat mikoheterotrof, artinya mereka tidak memiliki klorofil untuk berfotosintesis dan sepenuhnya bergantung pada hubungan simbiosis dengan jamur di dalam tanah untuk mendapatkan nutrisi. Karena tidak butuh sinar matahari, tumbuhan ini biasanya tumbuh di area hutan yang gelap, lembap, dan memiliki lapisan serasah daun yang tebal.
Dalam taksonomi biologi, genus Gastrodia berada di bawah subfamili Epidendroideae dan tribus Gastrodieae. Ciri khas utama yang membedakan genus ini dari anggrek lainnya adalah bentuk batangnya yang menyerupai umbi atau rimpang, serta bunga yang sering kali tampak tertutup dan tidak mekar sempurna. Karena sifatnya yang tidak mencolok dan hanya muncul ke permukaan tanah saat berbunga, keberadaan tumbuhan ini sering kali sulit ditemukan di habitat alaminya.
Kasifikasi ilmiah Genus (Gastrodia)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Lilianae |
| Ordo: | Asparagales |
| Famili: | Orchidaceae |
| Subfamili: | Epidendroideae |
| Tribus: | Gastrodieae |
| Genus: | Gastrodia |
Spesies pada Genus (Gastrodia):
Advertisement