Tumbuhan dalam genus Chrysopogon merupakan bagian dari keluarga rumput-rumputan (Poaceae). Secara klasifikasi ilmiah, genus ini termasuk dalam subfamili Panicoideae dan suku Andropogoneae. Kelompok ini dikenal luas karena kemampuannya beradaptasi di berbagai lingkungan, mulai dari padang rumput terbuka hingga area yang terganggu, serta sering ditemukan tumbuh di wilayah beriklim tropis dan subtropis di seluruh dunia.
Ciri khas utama dari genus ini terletak pada struktur perbungaannya yang memiliki bulir dengan rambut-rambut halus atau "janggut" (dalam bahasa Yunani, chrysos berarti emas dan pogon berarti janggut). Salah satu anggota yang paling terkenal secara ekonomi adalah Chrysopogon zizanioides, atau yang lebih sering kita kenal sebagai tanaman akar wangi. Akar dari tanaman ini banyak dimanfaatkan dalam industri parfum, obat-obatan herbal, serta untuk mencegah erosi tanah karena sistem perakarannya yang sangat kuat.
Kasifikasi ilmiah Genus (Chrysopogon)
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Liliidae |
| Ordo: | Poales |
| Famili: | Poaceae |
| Subfamili: | Panicoideae |
| Tribus: | Andropogoneae |
| Genus: | Chrysopogon |
Spesies pada Genus (Chrysopogon):
Advertisement