Kasifikasi ilmiah Yohimbe (Pausinystalia johimbe)
Author: (K. Schum.) Pierre ex B.D. Jacks.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Gentianales |
| Famili: | Rubiaceae |
| Subfamili: | Cinchonoideae |
| Tribus: | Cinchoneae |
| Genus: | Pausinystalia |
| Spesies: | Pausinystalia johimbe |
Pausinystalia johimbe adalah pohon cemara berukuran sedang yang berasal dari hutan hujan tropis di Afrika Barat dan Tengah, terutama di negara seperti Kamerun, Gabon, dan Kongo. Tumbuhan ini dikenal luas karena kulit batangnya yang mengandung senyawa alkaloid utama bernama yohimbin, yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional masyarakat lokal sebagai stimulan dan obat peningkat vitalitas.
Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk oval lebar dan bunga kecil berwarna kuning pucat yang tumbuh berkelompok. Karena permintaan pasar yang tinggi untuk suplemen kesehatan dan kebutuhan farmasi, populasi pohon ini di alam liar sering terancam, sehingga banyak upaya konservasi dilakukan untuk memastikan pemanenan kulit kayu yang berkelanjutan tanpa harus menebang seluruh pohonnya.
Advertisement