Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Achillea millefolium terhadap dismenore primer: meta-analisis uji klinis acak terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 uji klinis acak dengan total 572 wanita penderita dismenore primer
    Dosis/Durasi:
    Dosis bervariasi antara 200–600 mg/hari dalam bentuk kapsul, diberikan selama 2–3 hari pertama siklus menstruasi.
    Temuan:
    Achillea millefolium secara signifikan menurunkan skor nyeri haid dibandingkan plasebo. Efek analgesiknya sebanding dengan obat antiinflamasi nonsteroid tanpa efek samping serius.
  2. Pengaruh salep topikal Achillea millefolium terhadap penyembuhan luka episiotomi pada ibu primipara

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji Klinis Acak
    Sampel:
    80 ibu primipara pascamelahirkan normal dengan episiotomi derajat I–II
    Dosis/Durasi:
    Salep 5% dioleskan setebal 2 mm pada area luka episiotomi dua kali sehari selama 10 hari.
    Temuan:
    Salep Achillea millefolium 5% mempercepat penutupan luka episiotomi dan menurunkan skor nyeri dibandingkan perawatan standar. Tidak ditemukan iritasi atau infeksi pada kelompok perlakuan.
  3. Efek ekstrak Achillea millefolium terhadap perdarahan menoragia: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Uji Klinis Acak Tersamar Ganda
    Sampel:
    64 wanita usia reproduktif dengan menoragia dan siklus menstruasi teratur
    Dosis/Durasi:
    Kapsul 500 mg ekstrak hidroalkohol diberikan tiga kali sehari mulai 2 hari sebelum haid sampai hari ke-5 menstruasi, selama 3 siklus.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Achillea millefolium menurunkan durasi dan volume perdarahan menstruasi secara bermakna setelah tiga siklus pengobatan. Kadar hemoglobin juga meningkat pada kelompok perlakuan.
  4. Aktivitas antiinflamasi dan gastroprotektif ekstrak hidroalkohol Achillea millefolium pada tikus dengan ulkus lambung

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Praktinik (Animal Study)
    Sampel:
    48 tikus Wistar jantan yang diinduksi ulkus lambung dengan asam asetat
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak diberikan oral sekali sehari pada dosis 100, 250, dan 500 mg/kg berat badan selama 7 hari.
    Temuan:
    Ekstrak Achillea millefolium dosis 250 dan 500 mg/kg secara signifikan mengurangi indeks ulkus dan kerusakan oksidatif mukosa lambung. Efek gastroprotektifnya berkaitan dengan mekanisme antioksidan dan penekanan sitokin inflamasi.
  5. Efek ekstrak Achillea millefolium dalam menginduksi apoptosis sel karsinoma kolorektal melalui jalur p53 dan Bax/Bcl-2

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Dua galur sel karsinoma kolorektal manusia (HT-29 dan HCT-116) serta satu galur sel normal (CCD-18Co)
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi ekstrak 0–200 µg/mL diberikan selama 24, 48, dan 72 jam; nilai IC50 pada sel HT-29 sekitar 45,2 µg/mL.
    Temuan:
    Ekstrak Achillea millefolium menghambat proliferasi sel tumor dan meningkatkan ekspresi p53 serta rasio Bax/Bcl-2. Sitotoksisitas terhadap sel normal relatif rendah.
  6. Perbandingan efek analgesik Achillea millefolium dan asam mefenamat pada nyeri haid primer

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Uji Klinis Acak
    Sampel:
    90 mahasiswi usia 18–25 tahun dengan dismenore primer
    Dosis/Durasi:
    Kapsul 300 mg ekstrak diberikan tiga kali sehari sejak hari pertama menstruasi sampai nyeri hilang, maksimal 3 hari; pembandingnya asam mefenamat 250 mg tiga kali sehari.
    Temuan:
    Achillea millefolium mengurangi skala nyeri VAS secara sebanding dengan asam mefenamat. Kualitas hidup saat menstruasi cenderung lebih membaik pada kelompok yang menerima Achillea millefolium.
  7. Efek antidepresan dan antioksidan Achillea millefolium pada mencit yang mengalami stres kronis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Praktinik (Animal Study)
    Sampel:
    40 mencit Swiss jantan yang mengalami restraint stress kronis selama 21 hari
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak hidroalkohol diberikan oral pada dosis 100, 200, dan 400 mg/kg berat badan per hari selama 21 hari.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Achillea millefolium menurunkan perilaku seperti depresi pada uji forced swim test dan tail suspension test. Kadar malondialdehid otak menurun, sedangkan aktivitas katalase dan superoksida dismutase meningkat.

Advertisement


Cari: