Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efikasi dan keamanan witch hazel topikal untuk hemoroid: meta-analisis uji acak terkontrol

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 uji acak terkontrol dengan total 681 pasien hemoroid derajat I–II.
    Dosis/Durasi:
    Krim/salep dengan konsentrasi 5–10% ekstrak witch hazel, digunakan 2–3 kali sehari selama 7–21 hari.
    Temuan:
    Sediaan topikal yang mengandung Hamamelis virginiana secara signifikan mengurangi nyeri, gatal, dan perdarahan hemoroid dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan efek samping sistemik yang bermakna pada penggunaan jangka pendek.
  2. Salep Hamamelis virginiana untuk dermatitis popok pada bayi: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 bayi usia 0–24 bulan dengan dermatitis popok ringan hingga sedang.
    Dosis/Durasi:
    Salep 10% ekstrak Hamamelis virginiana dioleskan tipis pada area popok setiap kali penggantian diaper, selama 7–14 hari.
    Temuan:
    Salep yang mengandung witch hazel memperbaiki skor keparahan dermatitis popok secara signifikan dibandingkan plasebo setelah 7 hari. Toleransi kulit dinilai baik tanpa iritasi tambahan.
  3. Efektivitas toner yang mengandung witch hazel pada kulit sensitif: uji klinis belah wajah acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    48 perempuan usia 25–55 tahun dengan kulit sensitif yang ditandai eritema dan rasa terbakar ringan.
    Dosis/Durasi:
    Toner mengandung 5% witch hazel distillate, diaplikasikan dua kali sehari pada pagi dan malam selama 4 minggu.
    Temuan:
    Penggunaan toner witch hazel mengurangi eritema dan rasa tidak nyaman pada kulit wajah setelah 28 hari. Efek astringennya membantu memperbaiki tekstur kulit tanpa meningkatkan kekeringan.
  4. Aktivitas antiinflamasi dan astringen Hamamelis virginiana dalam dermatologi: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi in vitro, hewan, dan klinis dengan total 1.192 subjek.
    Dosis/Durasi:
    Beragam dosis dilaporkan; mayoritas menggunakan krim atau salep dengan konsentrasi 10% ekstrak, 2–4 kali sehari, selama 2–6 minggu.
    Temuan:
    Tinjauan sistematis ini menunjukkan bahwa ekstrak Hamamelis virginiana memiliki efek antiinflamasi dan astringen yang didukung oleh kandungan tanin dan hamamelitannin. Mayoritas studi klinis melaporkan manfaat topikal pada kondisi kulit inflamasi ringan dan hemoroid.
  5. Efek antioksidan dan antiinflamasi ekstrak daun Hamamelis virginiana pada keratinosit HaCaT terinduksi UVB

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vitro)
    Sampel:
    Sel keratinosit HaCaT yang dipapar UVB; perlakuan ekstrak 25, 50, dan 100 μg/mL.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak 25–100 μg/mL diberikan 1 jam sebelum dan sesudah paparan UVB, dengan pengamatan hingga 48 jam.
    Temuan:
    Ekstrak daun witch hazel menurunkan produksi spesies oksigen reaktif dan menekan ekspresi sitokin proinflamasi IL-6 dan TNF-α pada sel yang terpapar UVB. Efek ini diduga berkontribusi pada perlindungan kulit dari stres oksidatif.
  6. Efikasi salep witch hazel terhadap nyeri dan penyembuhan luka pasca hemoroidektomi: uji klinis acak terkontrol

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    84 pasien dewasa yang menjalani hemoroidektomi terbuka.
    Dosis/Durasi:
    Salep 10% Hamamelis virginiana dioleskan pada area operasi dua kali sehari selama 2 minggu pasca hemoroidektomi.
    Temuan:
    Salep witch hazel secara signifikan mengurangi skor nyeri pada hari ke-3 dan ke-7 pasca operasi dibandingkan plasebo. Penyembuhan luka juga dinilai lebih cepat dengan skor epitelisasi yang lebih baik setelah 2 minggu.
  7. Penggunaan witch hazel pada dermatitis atopik ringan hingga sedang: studi prospektif terbuka

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Prospektif
    Sampel:
    60 pasien usia 18–65 tahun dengan dermatitis atopik ringan hingga sedang.
    Dosis/Durasi:
    Emulsi mengandung 10% witch hazel extract, dioleskan dua kali sehari selama 4 minggu.
    Temuan:
    Aplikasi topikal witch hazel selama 4 minggu memperbaiki skor SCORAD dan mengurangi rasa gatal secara signifikan. Tidak terjadi efek samping berat yang memerlukan penghentian terapi.

Advertisement


Cari: