Sampel:
10 studi eksperimental in vitro yang melibatkan garis sel MCF-7, A549, HepG2, dan HCT116
Dosis/Durasi:
Tidak berlaku (meta-analisis); rentang dosis pada studi in vitro adalah 25–200 µg/mL
Temuan:
Ekstrak Curcuma zedoaria secara konsisten menghambat proliferasi berbagai sel kanker melalui induksi apoptosis dan penangkapan siklus sel. Efek antiproliferatif paling kuat ditemukan pada dosis sedang hingga tinggi tanpa toksisitas signifikan pada sel normal.