Kasifikasi ilmiah Teh (Camellia sinensis)
Author: (L.) Kuntze
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Asteridae |
| Ordo: | Ericales |
| Famili: | Theaceae |
| Subfamili: | Theoideae |
| Tribus: | Theae |
| Genus: | Camellia |
| Spesies: | Camellia sinensis |
Camellia sinensis adalah tanaman perdu atau pohon kecil yang daunnya menjadi bahan utama pembuatan teh yang kita minum sehari-hari. Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan sudah dibudidayakan selama ribuan tahun karena kandungan kafein dan antioksidan alaminya yang memberikan efek menyegarkan sekaligus menenangkan saat diseduh.
Secara fisik, tanaman ini memiliki daun hijau yang mengkilap dengan tepian bergerigi dan bunga berwarna putih atau kekuningan yang sangat cantik. Untuk menghasilkan teh dengan kualitas terbaik, biasanya pucuk daun mudanya dipetik secara manual, kemudian diproses melalui berbagai metode seperti oksidasi atau fermentasi untuk menciptakan varian teh hijau, teh hitam, atau teh oolong yang khas.
Advertisement