Sampel:
102 artikel fitokimia, preklinis, dan klinis relevan.
Dosis/Durasi:
Artikel meninjau dosis umum 300–600 mg tiga kali sehari (total 900–1.800 mg/hari) pada uji klinis.
Temuan:
Kadar hiperforin 3–5% berkorelasi dengan efektivitas antidepresan dari ekstrak Hypericum perforatum, sedangkan hiperisin berkontribusi secara sinergis. Standardisasi ekstrak berdasarkan penanda aktif sangat penting untuk konsistensi hasil klinis.