Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Tinjauan sistematis aktivitas neurofarmakologi Convolvulus pluricaulis (Shankhpushpi) sebagai agen kognitif dan ansiolitik

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi praklinis dan klinis yang relevan dengan kriteria inklusi
    Dosis/Durasi:
    Dosis ekstrak pada hewan berkisar 50–200 mg/kgBB selama 7–28 hari; pada manusia 3–6 g/hari serbuk atau ekstrak selama 6–12 minggu.
    Temuan:
    Convolvulus pluricaulis secara konsisten memperbaiki memori dan memiliki efek ansiolitik pada tikus serta pada sebagian uji klinis. Efek ini dimediasi oleh aktivitas antioksidan, penghambatan asetilkolinesterase, dan modulasi serotonin/GABA.
  2. Uji klinis acak terkontrol plasebo terhadap efek ekstrak Convolvulus pluricaulis pada fungsi memori orang dewasa sehat

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 orang dewasa sehat berusia 40–65 tahun; kelompok perlakuan vs plasebo
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak terstandardisasi 300 mg dua kali sehari setelah makan selama 90 hari.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Convolvulus pluricaulis selama 90 hari meningkatkan skor memori kerja dan memori spasial secara signifikan dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan efek samping serius.
  3. Efek neuroprotektif Convolvulus pluricaulis terhadap amnesia akibat skopolamin pada tikus

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan, dibagi menjadi 5 kelompok kontrol, skopolamin, dan dua dosis ekstrak
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak hidroalkohol diberikan oral 100 dan 200 mg/kgBB selama 14 hari; skopolamin 1 mg/kgBB intraperitoneal untuk induksi amnesia.
    Temuan:
    Ekstrak Convolvulus pluricaulis dosis 100 dan 200 mg/kgBB memperbaiki defisit memori akibat skopolamin dan menurunkan aktivitas asetilkolinesterase di hipokampus. Temuan menunjukkan efek prokognitif melalui jalur kolinergik dan antioksidan.
  4. Peran Convolvulus pluricaulis dalam mengurangi stres oksidatif dan peradangan saraf pada model penyakit Alzheimer yang diinduksi aluminium klorida

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    24 tikus Sprague-Dawley dibagi 4 kelompok: kontrol, AlCl3, AlCl3 + dosis 100 mg/kg, AlCl3 + dosis 200 mg/kg
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol diberikan oral 100 dan 200 mg/kgBB selama 60 hari bersamaan dengan induksi AlCl3 100 mg/kgBB.
    Temuan:
    Pemberian Convolvulus pluricaulis menurunkan agregasi protein tau dan kadar beta-amiloid di hipokampus. Ekstrak juga menekan ekspresi TNF-α dan IL-6, sehingga menghambat neuroinflamasi.
  5. Efek antidepresan Convolvulus pluricaulis pada model depresi stres ringan berkepanjangan pada mencit

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo
    Sampel:
    36 mencit Swiss albino jantan; 6 kelompok perlakuan meliputi kontrol, model, fluoksetin, dan tiga dosis ekstrak
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak hidroalkohol 50, 100, dan 200 mg/kgBB diberikan oral selama 28 hari selama protokol chronic unpredictable mild stress (CUMS).
    Temuan:
    Ekstrak Convolvulus pluricaulis dosis 100–200 mg/kgBB mengurangi durasi imobilitas dalam uji tethered dan meningkatkan kadar serotonin serta BDNF di korteks prefrontal. Efeknya setara fluoksetin pada dosis tertinggi.
  6. Aktivitas protektif Convolvulus pluricaulis terhadap disfungsi kognitif dan apoptosis sel saraf pada model hipoksia in vitro

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi in vitro
    Sampel:
    Kultur sel SH-SY5Y yang diberi perlakuan hipoksia CoCl2
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi ekstrak 10–100 µg/mL diinkubasi 24 jam sebelum dan selama induksi hipoksia.
    Temuan:
    Ekstrak Convolvulus pluricaulis meningkatkan viabilitas sel neuronal dan menekan apoptosis yang diinduksi hipoksia. Aktivitas ini terkait dengan peningkatan ekspresi enzim antioksidan dan regulasi jalur PI3K/Akt.
  7. Evaluasi keamanan dan tolerabilitas Convolvulus pluricaulis pada dosis berulang dalam studi toksisitas subkronik

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi toksisitas in vivo
    Sampel:
    40 tikus Wistar (20 jantan, 20 betina) dibagi 4 kelompok untuk uji toksisitas oral 28 hari
    Dosis/Durasi:
    Dosis 250, 500, dan 1000 mg/kgBB diberikan oral setiap hari selama 28 hari.
    Temuan:
    Tidak ada perubahan signifikan pada berat badan, hematologi, dan histopatologi organ utama pada dosis hingga 1000 mg/kgBB. Convolvulus pluricaulis relatif aman untuk penggunaan oral jangka pendek.

Advertisement


Cari: