Kasifikasi ilmiah Sengon Bark (Falcataria moluccana)
Author: (Miq.) Barneby & J.W.Grimes
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Caesalpinioideae |
| Tribus: | Ingeae |
| Genus: | Falcataria |
| Spesies: | Falcataria moluccana |
Falcataria moluccana, atau yang sering kita kenal dengan sebutan sengon, adalah jenis pohon legum cepat tumbuh yang sangat populer di Indonesia. Pohon ini jadi primadona bagi banyak petani hutan rakyat karena pertumbuhannya yang luar biasa cepat dan kayunya yang serbaguna, mulai dari bahan baku furnitur, kayu lapis, hingga peti kemas.
Selain manfaat ekonomisnya, tanaman ini juga punya peran ekologis yang keren, lho. Sebagai anggota famili Fabaceae, sengon mampu mengikat nitrogen dari udara melalui simbiosis dengan bakteri di akarnya. Hal ini bikin tanah di sekitarnya jadi lebih subur, makanya pohon ini sering dipakai buat program reboisasi atau sebagai tanaman pelindung di perkebunan kopi dan kakao.
Advertisement