Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Salvia officinalis terhadap kontrol glikemik dan profil lipid: Tinjauan sistematis dan meta-analisis uji acak terkendali

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    15 uji acak terkendali, 738 partisipan dengan diabetes tipe 2 atau gangguan toleransi glukosa
    Dosis/Durasi:
    300–1000 mg ekstrak sage per hari selama 4–24 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Salvia officinalis secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, LDL, dan trigliserida dibandingkan plasebo. Efeknya tampak tanpa perubahan signifikan pada berat badan, dan toleransi saluran cerna secara umum baik.
  2. Efek akut ekstrak Salvia officinalis terhadap fungsi kognitif pada dewasa muda sehat: Uji acak tersamar ganda, dua arah silang

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    56 dewasa muda sehat (usia 18–30 tahun; 30 perempuan)
    Dosis/Durasi:
    600 mg ekstrak sage dalam dosis tunggal
    Temuan:
    Dosis tunggal 600 mg ekstrak sage meningkatkan kecepatan pemrosesan atensi dan memori kerja pada jam ke-1 hingga ke-4 setelah pemberian. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  3. Efek Salvia officinalis terhadap frekuensi dan intensitas hot flashes serta kualitas tidur pada wanita menopause: Uji klinis acak tersamar tiga

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    100 wanita menopause berusia 45–60 tahun dengan hot flashes
    Dosis/Durasi:
    210 mg ekstrak sage per hari, dibagi 2 kali, selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak sage selama 8 minggu menurunkan frekuensi hot flashes harian sebesar 42% dan intensitasnya sebesar 30% dibandingkan plasebo. Skor kualitas tidur juga membaik secara signifikan.
  4. Salvia officinalis untuk peningkatan memori dan fungsi kognitif: Tinjauan sistematis uji acak terkendali

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    8 uji acak terkendali, 412 partisipan dewasa sehat dan lansia dengan penurunan kognitif ringan
    Dosis/Durasi:
    300–600 mg per hari; durasi bervariasi antara 1 hari sampai 24 minggu
    Temuan:
    Tinjauan menunjukkan bukti awal bahwa ekstrak sage 300–600 mg dapat memperbaiki memori jangka pendek, kewaspadaan, dan suasana hati. Namun, heterogenitas dosis, durasi, dan alat ukur membuat kesimpulan masih perlu dikonfirmasi.
  5. Efek obat kumur ekstrak Salvia officinalis terhadap skor plak dan inflamasi gingiva pada pasien gingivitis kronis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien gingivitis kronis (usia 20–55 tahun)
    Dosis/Durasi:
    15 ml obat kumur 2% Salvia officinalis dua kali sehari selama 3 minggu
    Temuan:
    Obat kumur sage 2% mengurangi indeks plak, skor gingiva, dan perdarahan setelah 3 minggu penggunaan. Efeknya sebanding dengan klorheksidin 0,2% tanpa menyebabkan noda gigi.
  6. Efek suplementasi Salvia officinalis terhadap tekanan darah dan fungsi endotel pada orang dewasa dengan sindrom metabolik: Meta-analisis uji klinis acak terkendali

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 uji acak terkendali, 654 partisipan dengan sindrom metabolik
    Dosis/Durasi:
    500–1500 mg per hari dalam bentuk kapsul selama 4–16 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik serta peningkatan dilatasi arteri brachialis setelah pemberian sage. Hasil ini mendukung peran sage sebagai terapi komplementer kardiometabolik.
  7. Salvia officinalis sebagai penurun kecemasan dan depresi pada wanita pascamenopause: Tinjauan sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    4 uji acak terkendali, 286 wanita pascamenopause
    Dosis/Durasi:
    300–600 mg ekstrak sage per hari selama 6–12 minggu
    Temuan:
    Bukti dari empat studi menunjukkan efek signifikan ekstrak sage terhadap penurunan skor kecemasan dan depresi jika diberikan lebih dari 6 minggu. Tidak ada temuan konsisten pada dosis kurang dari 300 mg per hari.

Advertisement


Cari: