Kasifikasi ilmiah Rooiwortel / Red Root (Pelargonium reniforme)
Author: Curtis
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Geraniales |
| Famili: | Geraniaceae |
| Subfamili: | Geranioideae |
| Tribus: | Geranieae |
| Genus: | Pelargonium |
| Spesies: | Pelargonium reniforme |
Pelargonium reniforme adalah tanaman berbunga yang berasal dari wilayah Afrika Selatan. Tanaman ini punya bentuk daun yang unik menyerupai ginjal dengan tekstur sedikit berbulu, serta bunga berwarna merah muda hingga ungu yang sangat cantik jika mekar. Di habitat aslinya, tanaman ini sering ditemukan tumbuh di daerah padang rumput atau lereng perbukitan yang memiliki drainase tanah yang baik.
Selain tampilannya yang menawan, tanaman ini cukup populer di dunia kesehatan herbal tradisional. Akarnya sering dimanfaatkan untuk membantu meredakan masalah pernapasan, seperti bronkitis atau batuk, karena memiliki sifat antibakteri dan antivirus alami. Karena perawatannya yang relatif mudah dan manfaatnya, Pelargonium reniforme kini mulai banyak dibudidayakan oleh kolektor tanaman hias di seluruh dunia.
Advertisement