Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan ekstrak bunga Chamaemelum nobile pada sel makrofag yang diinduksi lipopolisakarida

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel RAW264.7 (makrofag) yang diinduksi LPS
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak 10–200 µg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Ekstrak Chamaemelum nobile menurunkan produksi nitrit oksida dan sitokin proinflamasi secara signifikan. Ekstrak juga meningkatkan aktivitas enzim antioksidan katalase dan superoksida dismutase.
  2. Aktivitas antibakteri dan antibiofilm minyak atsiri Chamaemelum nobile terhadap bakteri patogen multiresisten

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Isolat klinis Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi minyak atsiri 0,25–2% v/v; pengujian biofilm selama 48 jam
    Temuan:
    Minyak atsiri Chamaemelum nobile menunjukkan aktivitas antibakteri dengan menghambat pertumbuhan bakteri resisten. Minyak atsiri ini juga mampu menghambat pembentukan biofilm secara konsentrasi bergantung.
  3. Efek ekstrak etanol Chamaemelum nobile terhadap penyembuhan luka bakar pada tikus Wistar

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vivo pada hewan
    Sampel:
    30 ekor tikus Wistar jantan dengan luka bakar derajat II
    Dosis/Durasi:
    Salep ekstrak 10% dioleskan 2 kali sehari selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian salep ekstrak Chamaemelum nobile mempercepat penutupan luka dan meningkatkan kepadatan kolagen dibandingkan kontrol. Ekstrak juga menunjukkan efek antiinflamasi lokal pada jaringan luka bakar.
  4. Pengaruh inhalasi minyak esensial Chamaemelum nobile terhadap kecemasan dan kualitas tidur pada pasien hemodialisis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Uji klinis acak terkontrol (RCT)
    Sampel:
    68 pasien hemodialisis; 34 kelompok intervensi dan 34 kelompok kontrol
    Dosis/Durasi:
    3 tetes minyak esensial 2% dalam 10 mL normal saline, diinhalasikan 3 kali seminggu selama 8 minggu
    Temuan:
    Inhalasi minyak esensial Chamaemelum nobile menurunkan skor kecemasan secara signifikan. Kualitas tidur pasien hemodialisis juga meningkat setelah intervensi selama 8 minggu.
  5. Induksi apoptosis pada sel karsinoma kolorektal oleh ekstrak Chamaemelum nobile melalui jalur mitokondria

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Sel HCT-116 dan sel normal CCD-18Co
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak dengan IC50 84,5 µg/mL; diinkubasi 24–48 jam
    Temuan:
    Ekstrak Chamaemelum nobile menginduksi apoptosis pada sel HCT-116 tanpa memengaruhi sel normal secara signifikan. Mekanisme apoptosis melalui peningkatan ekspresi Bax dan penurunan Bcl-2.
  6. Kandungan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan ekstrak air serta hidroalkohol bunga Chamaemelum nobile

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi eksperimental in vitro
    Sampel:
    Ekstrak bunga Chamaemelum nobile yang diekstraksi dengan berbagai konsentrasi pelarut
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi uji 25–400 µg/mL
    Temuan:
    Ekstrak hidroalkohol memiliki kandungan total fenolik dan flavonoid lebih tinggi daripada ekstrak air. Aktivitas penangkapan radikal DPPH dan ABTS paling kuat terdapat pada ekstrak etanol 70%.
  7. Tinjauan sistematis aktivitas farmakologis Chamaemelum nobile sebagai antiinflamasi dan antiinfeksi

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    31 studi yang terdiri dari 21 studi in vitro, 7 studi hewan, dan 3 uji klinis
    Dosis/Durasi:
    Tidak dijelaskan secara seragam karena bervariasinya dosis antar studi
    Temuan:
    Tinjauan ini menunjukkan bahwa Chamaemelum nobile memiliki efek antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan yang konsisten. Namun, heterogenitas dosis dan bentuk ekstrak membuat perlunya standardisasi pada penelitian klinis berikutnya.

Advertisement


Cari: