Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Rehmannia glutinosa sebagai terapi tambahan untuk diabetes melitus tipe 2: meta-analisis uji klinis acak

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 uji klinis acak dengan total 623 pasien diabetes melitus tipe 2
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak air kering Rehmannia glutinosa 1–3 g per hari selama 8–12 minggu
    Temuan:
    Pemberian Rehmannia glutinosa secara signifikan menurunkan HbA1c, glukosa darah puasa, dan kadar stres oksidatif. Profil lipid pasien juga membaik tanpa dilaporkan efek samping serius.
  2. Efek ekstrak Rehmannia glutinosa terhadap kontrol glikemik pada pasien diabetes melitus tipe 2: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    120 pasien diabetes melitus tipe 2, usia 40–65 tahun
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Rehmannia glutinosa 2 g per hari, dibagi dua kali pemberian, selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak Rehmannia glutinosa menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c setelah 12 minggu. Kadar insulin serum dan sensitivitas insulin meningkat dibandingkan kelompok plasebo.
  3. Polisakarida Rehmannia glutinosa memperbaiki nefropati diabetik melalui modulasi mikrobiota usus pada mencit db/db

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    30 mencit db/db dengan nefropati diabetik, dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan
    Dosis/Durasi:
    Polisakarida Rehmannia glutinosa 200 mg/kg berat badan per oral setiap hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian polisakarida Rehmannia glutinosa menurunkan proteinuria dan kadar kreatinin serum. Efek renoprotektif berkaitan dengan perubahan komposisi mikrobiota usus dan penekanan inflamasi ginjal.
  4. Katalpol dari Rehmannia glutinosa meningkatkan fungsi kognitif pada mencit model Alzheimer melalui jalur PI3K/Akt

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    40 mencit transgenik APP/PS1 dan 10 mencit wild-type sebagai kontrol
    Dosis/Durasi:
    Katalpol 20 mg/kg berat badan intraperitoneal setiap hari selama 6 minggu
    Temuan:
    Katalpol memperbaiki defisit memori spasial dan mengurangi penumpukan plak beta-amiloid di hipokampus. Efek neuroprotektif katalpol diduga melalui aktivasi jalur PI3K/Akt dan penghambatan apoptosis neuron.
  5. Ekstrak Rehmannia glutinosa mencegah pengeroposan tulang dan menghambat diferensiasi osteoklas pada tikus ovariektomi

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo dan in vitro)
    Sampel:
    48 tikus betina Sprague-Dawley yang diovariektomi serta kultur sel RAW264.7
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol Rehmannia glutinosa 100–300 mg/kg berat badan per oral selama 12 minggu; in vitro 1–50 μg/mL selama 5 hari
    Temuan:
    Ekstrak Rehmannia glutinosa meningkatkan kepadatan mineral tulang femur dan menurunkan jumlah osteoklas aktif. Ekstrak juga menghambat diferensiasi osteoklas melalui penekanan jalur RANKL/NF-κB.
  6. Polisakarida Rehmannia glutinosa menekan neuroinflamasi pada mikroglia BV-2 melalui penghambatan sinyal NF-κB

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vitro)
    Sampel:
    Kultur sel mikroglia BV-2 yang distimulasi lipopolisakarida (LPS)
    Dosis/Durasi:
    Perlakuan polisakarida 10–200 μg/mL selama 1 jam sebelum induksi LPS 1 μg/mL selama 24 jam
    Temuan:
    Polisakarida Rehmannia glutinosa menurunkan produksi sitokin proinflamasi seperti TNF-α dan IL-6. Efek antiinflamasi tersebut terjadi melalui hambatan translokasi NF-κB ke inti sel.
  7. Tinjauan sistematis dan meta-analisis penggunaan Rehmannia glutinosa untuk gejala menopause

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review dan Meta-Analisis
    Sampel:
    6 uji klinis acak dengan total 450 perempuan menopause
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Rehmannia glutinosa setara 4–9 g simplisia per hari, selama 8–24 minggu
    Temuan:
    Rehmannia glutinosa mengurangi skor gejala menopause seperti hot flashes dan gangguan tidur. Perbaikan kadar estrogen terlihat pada beberapa studi dengan durasi pengobatan yang cukup.
  8. Aktivitas antiinflamasi dan antioksidan Rehmannia glutinosa pada model cedera ginjal akibat cisplatin

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Eksperimental (in vivo)
    Sampel:
    36 mencit jantan BALB/c yang diinduksi cisplatin dosis tunggal
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak air Rehmannia glutinosa 250 mg/kg berat badan per oral selama 10 hari, mulai 5 hari sebelum induksi cisplatin
    Temuan:
    Rehmannia glutinosa menurunkan kreatinin, urea, dan penanda kerusakan tubulus ginjal. Efek nefroprotektif berkaitan dengan peningkatan enzim antioksidan SOD dan GPx serta penurunan apoptosis sel tubular.

Advertisement


Cari: