Kasifikasi ilmiah Prickly Ash Bark (Zanthoxylum americanum)
Author: Mill.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Sapindales |
| Famili: | Rutaceae |
| Subfamili: | Zanthoxyloideae |
| Tribus: | Zanthoxyleae |
| Genus: | Zanthoxylum |
| Spesies: | Zanthoxylum americanum |
Zanthoxylum americanum, atau yang lebih dikenal dengan nama northern prickly ash, adalah semak besar atau pohon kecil yang punya karakteristik unik berupa duri-duri tajam pada batangnya. Tumbuhan ini sering ditemukan tumbuh liar di sepanjang pinggiran hutan atau area yang agak terbuka di Amerika Utara. Yang bikin menarik, daun dan kulit kayunya punya aroma khas yang mirip jeruk, makanya sering juga disebut sebagai 'pohon gigi' karena efek mati rasa yang dihasilkan kalau kamu mengunyah bagian kulit kayunya.
Selain tampilannya yang berduri, tanaman ini juga punya peranan penting bagi ekosistem lokal, terutama sebagai tanaman inang bagi ulat kupu-kupu ekor walet raksasa. Buahnya yang kecil berbentuk bulat dan berwarna gelap juga sering jadi santapan burung-burung liar. Walaupun bukan tanaman hias utama, ketangguhannya dalam beradaptasi dengan berbagai jenis tanah membuat tanaman ini cukup populer di kalangan pegiat tanaman asli Amerika untuk kebutuhan restorasi alam.
Advertisement