Kasifikasi ilmiah Popi (Papaver somniferum)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Magnoliidae |
| Ordo: | Ranunculales |
| Famili: | Papaveraceae |
| Subfamili: | Papaveroideae |
| Tribus: | Papavereae |
| Genus: | Papaver |
| Spesies: | Papaver somniferum |
Papaver somniferum, atau yang lebih dikenal sebagai bunga poppy opium, adalah tanaman herbal tahunan yang punya tampilan cukup cantik dengan kelopak bunga lebar berwarna cerah. Tanaman ini berasal dari wilayah Mediterania timur dan telah dibudidayakan selama ribuan tahun, baik untuk tujuan estetika di taman maupun sebagai sumber bahan medis dan pangan di beberapa wilayah.
Meski bunganya terlihat mempesona, tanaman ini memiliki sisi yang cukup kontroversial karena getah susu yang dihasilkan dari buahnya mengandung berbagai alkaloid opiat seperti morfin dan kodein. Oleh karena itu, penanaman dan peredaran tanaman ini diatur secara sangat ketat di sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia, di mana ia dikategorikan sebagai tanaman yang dilarang karena potensi penyalahgunaannya.
Advertisement